Perumbuhan e-Commerce Indonesia Nomor Satu di Dunia

- Penulis

Kamis, 16 September 2021 - 07:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, Mediakarya  – Sejumlah pihak mengapresiasi mengapresiasi perumbuhan e-commerce Indonesia yang berada di nomor satu dunia. Dengan demikian, Indonesia diharapkan dapat tampil sebagai pemenang di pentas global industri e-commerce. 

Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih usai memimpin RDPU Komisi VI DPR RI dengan CEO Tokopedia William Tanuwijaya, CEO Shopee Christin Djuarto, CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin dan CEO Gojek Kevin Aluwi, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (15/9/2021) yang digelar secara fisik dan virtual.

“Dengan pertumbuhan e-commerce yang nomor satu di dunia, saya berharap kita bisa  menang di industri ini. Banyaknya kemudahan dalam mengakses internet membuat konsumen e-commerce meningkat beberapa alasannya antara lain adalah praktis, kemudahan sistem pembayaran, efisien waktu dan banyaknya harga promo yang menarik dari pelaku usaha online,” ujar politisi Partai Golkar itu dalam keterangan terrtulisnya yang diterima wartawan, Kamis (16/9/2021).

Baca Juga:  Satgas: Perjalanan ke Luar Negeri Dapat Perburuk Kondisi Kasus Covid-19 Nasional

Kendati demikian, kata dia, dibalik segala kemudahan dan keuntungan yang ditawarkan timbul pula kekhawatiran akan tanggung jawab perusahaan online kepada konsumen. Maka, Demer mengingatkan mengenai pentingnya sejumlah peraturan perundang-undangan yang mengatur industri perdagangan digital sembari juga mengingatkan mengenai begitu banyaknya perusahaan online.

“UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, UU Perdagangan dan UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen merupakan acuan bagi setiap pelaku usaha dalam melakukan transaksi perdagangan. Pelaksanaan transaksi e-commerce yang berkembang pesat harus diimbangi dengan adanya pengawasan yang tegas dari pemerintah dalam setiap implementasinya,”  pungkas legislator dapil Bali itu.

Sementara itu, CEO Gojek Kevin Aluwi  menyampaikan akselerasi pertumbuhan transaksi digital terus mengalami pertumbuhan signifikan. “Karena pandemi, ada efek akselerasi terhadap adopsi teknologi digital oleh masyarakat. Tentunya, UMKM-UMKM go digital bisa menikmati pertumbuhan yang cukup pesat dalam tahun-tahun kedepan bahkan setelah pandemi ini berakhir,” ujar Kevin.  (dji)

 

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Akselerasi Layanan Digital, Bank Jakarta Kembali Hadir di Jakarta Fair 2026
Lima Tuntutan, Satu Pertanyaan: Negara Masih Mendengar atau Tetap Abai?
Pemprov Disarankan Gandeng Polda Metro Hapus Denda ETLE
Bantah Halangi Penyidikan, Pendiri IAW Beberkan Sejumlah Fakta Dukungan Penegakan Hukum di KPK
PMPRI Kembali Soroti Kasus Korupsi di BGN: Apa Hubungannya Gizi Anak Dengan Kaos Kaki Militer?
Antara Daftar Nama dan Fakta Hukum: Cara Publik Menyaring Informasi di Tengah Kasus Dugaan Korupsi di BGN
Iskandar Sitorus Bantah Tudingan Jubir KPK, Praktisi Hukum Minta Kedepankan Fakta
Dukung Penegakan Hukum di KPK, Iskandar Bantah Lakukan Obstruction of Justice
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 13:47 WIB

Akselerasi Layanan Digital, Bank Jakarta Kembali Hadir di Jakarta Fair 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 12:40 WIB

Lima Tuntutan, Satu Pertanyaan: Negara Masih Mendengar atau Tetap Abai?

Senin, 15 Juni 2026 - 08:45 WIB

Pemprov Disarankan Gandeng Polda Metro Hapus Denda ETLE

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:47 WIB

Bantah Halangi Penyidikan, Pendiri IAW Beberkan Sejumlah Fakta Dukungan Penegakan Hukum di KPK

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:04 WIB

PMPRI Kembali Soroti Kasus Korupsi di BGN: Apa Hubungannya Gizi Anak Dengan Kaos Kaki Militer?

Berita Terbaru