PMPRI: Andai Saja Harun Masiku Bukan dari Partai Penguasa Mungkin Sudah Tertangkap KPK

- Editor

Rabu, 1 Juni 2022 - 22:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Politisi PDI Perjuangan Harun Masiku. (Ist)

Politisi PDI Perjuangan Harun Masiku. (Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesua (PMPRI) mengaku miris dengan proses penegakkan hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di bawah kepemimpinan Firli Bahuri.

Hal tersebut dikatakan Ketua Umum PMPRI, Rohimat alias Joker, menyikapi belum tertangkapnya politisi PDI-P yang masih menjadi buron atas kasus suap yang melibatkan mantan anggota KPU Wahyu Setiawan.

Joker menduga belum tertangkapnya Harun Masiku karena kasus yang saat ini menimpa politisi PDI-P itu juga ikut memyeret para elit di partai yang saat ini berkuasa itu.

“Sehingga jika Masiku tertangkap maka bisa jadi akan menyeret pelaku lain. Andai saja Harun Masiku bukan berasal dari partai penguasa kami yakin sudah tertangkap. Nah publik saat ini kan sudah dapat menilai kinerja KPK,” tegas Joker dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/6/2022).

Joker mengungkapkan, jika KPK mau serius tanpa ada intrik politik di internalnya, Harun masiku sudah dengan mudah tertangkap. Tapi nyatanya mantan Caleg dari PDI-P itu seperti hilang ditelan bumi.

Baca Juga:  KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Mark-Up Gembok Ditjen PAS Senilai Rp92 Miliar

“Terlebih saat ini teknologi serba canggih. Dengan menggunakan data kependudukan saja seharusnya KPK dapat mengidentifikasi di mana Masiku berada. Tapi karena kasus Masiku diduga bakal menyeret sejumlah nama di elit partai penguasa maka Masiku diduga dilindungi keberadaannya,” tandasnya.

Joker pun mengaku pesimis KPK dapat menagkap Harun Masiku jika lembaga antirasuah itu mash diintervensi oleh partai politik.

Padahal, kata Joker, publik selama ini menilainya bahwa KPK itu lembaga yang hebat. Koruptor di ujung kepulauan yang diungkap melalui penyadapan telepon saja berhasil tertangkap.

“Tapi kenapa yang sudah jelas-jelas ada orangnya dan terbukti melakukan tindak pidana, KPK tidak bisa menangkap Harun Masiku. Nah sekarang masyarakat dapat menilai dengan jernih. Asumsi publik bahwa KPK tebang pilih dalam proses penegakkan hukum akhirnya mulai terjawab,” pungkas Joker. ***

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil
Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum
Kuasa Hukum BBM Desak Penyidik Segera Tetapkan Tersangka dalam Perkara Berca Schindler Lifts
Ketum Somasi Ungkap Fakta Kasus Tanah Senun Bin Nikin
Ikut Cawe Cawe Muktamar NU, Nusron Wahid Diduga Gelontorkan 180 Miliar
Dirjen Bea Cukai Menghadap Presiden Diperintahkan Berantas Penyelundupan Ilegal
KPK Ungap Dugaan Aliran Dana ke Menteri ATR/BPN, Posisi Nusron di Ujung Tanduk
IPW Desak Bareskrim Polri Usut Pelaku Pembubaran Jemaat GKPI di Tangerang

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:08 WIB

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 September 2026 - 12:38 WIB

Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum

Rabu, 23 September 2026 - 11:45 WIB

Kuasa Hukum BBM Desak Penyidik Segera Tetapkan Tersangka dalam Perkara Berca Schindler Lifts

Rabu, 23 September 2026 - 11:01 WIB

Ketum Somasi Ungkap Fakta Kasus Tanah Senun Bin Nikin

Rabu, 23 September 2026 - 10:55 WIB

Ikut Cawe Cawe Muktamar NU, Nusron Wahid Diduga Gelontorkan 180 Miliar

Berita Terbaru

Proses penambangan (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:08 WIB