Pusbarindo Dukung Pemerintah Dalam Menstabilkan Harga Bawang Putih

- Penulis

Sabtu, 10 Juni 2023 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Pusbarindo Antonius Reinhard.

Ketua Umum Pusbarindo Antonius Reinhard.

 

JAKARTA: Perkumpulan Pengusaha Bawang Putih dan Umbi Indonesia (Pusbarindo) mendukung pemerintah dalam menstabilkan harga bawang putih di pasaran. Hal ini disampaikan oleh, Ketua Umum Pusbarindo Antonius Reinhard dalam acara FGD yang diselenggarakan HMC di Jakarta, Jumat (9/6/2023).

“Kami tentunya beberapa tahun belakangan ini terus bekerjasama dengan pemerintah ikut turun dalam menstabilkan harga Bawang putih di pasaran dengan cara operasi pasar demi membantu masyarakat agar mendapatkan harga yang lebih baik,” kata Anton.

Namun, kata dia, saat ini Pusbarindo selalu mendengar keluhan terhadap pemerintah. Apalagi, kata Anton saat ini para pelaku pasar bawang putih sulit mendapatkan izin Impor.

Sebagai pedagang riel, namun dia mengaku bahwa pelaku usaha bawang putih dalam satu dua tahun ini sulit mendapatkan Surat Perizinan Impor (SPI) dan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH).

Anton juga mengaku telah menyurati kementerian terkait namun hingga saat ini belum mendapatkan respon.

Baca Juga:  Nasabah Bank DKI Diminta Tak Perlu Khawatir, Legislator: Dana 100 Persen Aman

“Karena sulitnya mendapatkan izin walaupun sesuai Permendag itu 5 hari kerja otomatis terbit yang kami dengar keluhan dari pelaku usaha yg belum terbit, kami menyurati kementrian terkait yaitu kemendag 1-2 kali tetapi memang masih sibuk dengan yang lain dan belum merespon dari mereka,” ujar Anton

Oleh karena itu, Pusbarindo berharap agar pemerintah bisa membantu keluhan-keluhan yang dialami oleh para pelaku usaha, Sebab, lanjut Anton Bawang Putih juga sebagai penyumbang inflasi 0,02 persen.

“Kami tetap meminta kepada pemerintah untuk membantu kami dan kami terus melakukan beberapa kali fgd dengan pemerintah seperti bank indonesia karena mungkin ini juga sudah lampu kuning karena bawang putih sudah memberi inflasi 0,02 persen inflasi tentunya barusan juga kita melakukan diskusi publik dengan kppu dan ombudsman mereka menyarankan beberapa hal tentunya nanti kami akan berkoordinasi dengan mereka dan tentunya juga dengan FGD ini bisa izin impor dikeluarkan,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

realme C100i Jadi Pilihan Anak Muda Aktif dengan Baterai 7000mAh
Tujuan Akhir dari Aturan Monopoli SDA, Reindustrialisasi dan Penerimaan Pajak
Gonjang-ganjing Rupiah: Di Bawah Bayang-bayag Ketidakpastian, Kapan Beakhir?
Bukan Sekadar Energi, PT JOE Kirim Hewan Kurban untuk Warga Kepulauan Seribu
Listrik Padam, Kontrak Jalan Terus: PLN, Antara Mengurus Rakyat atau Mengurus Utang Tersembunyi?
BPKN RI Dukung Class Action ke PT PLN (Persero), Soroti Dampak Blackout Sumatera dan Aceh
TACTFLOW Hadir di Indonesia, Usung Lifestyle Self-Care dan Me Time
Dorong Transformasi Digital, Bank Jakarta Raih Penghargaan Digital Brand
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:07 WIB

realme C100i Jadi Pilihan Anak Muda Aktif dengan Baterai 7000mAh

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:33 WIB

Tujuan Akhir dari Aturan Monopoli SDA, Reindustrialisasi dan Penerimaan Pajak

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:10 WIB

Gonjang-ganjing Rupiah: Di Bawah Bayang-bayag Ketidakpastian, Kapan Beakhir?

Senin, 25 Mei 2026 - 13:13 WIB

Bukan Sekadar Energi, PT JOE Kirim Hewan Kurban untuk Warga Kepulauan Seribu

Senin, 25 Mei 2026 - 11:03 WIB

Listrik Padam, Kontrak Jalan Terus: PLN, Antara Mengurus Rakyat atau Mengurus Utang Tersembunyi?

Berita Terbaru

Daerah

Wabup Yusuf Nache Instruksikan ASN Pangkas Birokrasi

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:36 WIB