Saat Reses, Politisi Demokrat Ini Ditanya Soal Turap Kali Hingga Legalitas Status Tanah

- Editor

Kamis, 18 Mei 2023 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah persoalan warga tergambar saat reses anggota DPRD DKI Jakarta, Neneng Hasanah.

Sejumlah persoalan warga tergambar saat reses anggota DPRD DKI Jakarta, Neneng Hasanah.

JAKARTA, Mediakarya – Pembangunan di Jakarta begitu masif dilakukan oleh pemprov DKI Jakarta. Namun, persoalan pembangunan masih menyisakan peer di tengah masyarakat, khususnya di Jalan Kalimutu, RW 10, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Sejumlah persoalan warga tergambar saat reses anggota DPRD DKI Jakarta, Neneng Hasanah.

Warga di lingkungan tersebut mempertanyakan prihal tembok pinggiran kali Cakung Lama yang berada di wilayah RW 10, Keluaran Sukapura, Jakarta Utara, yang mengalami longsor pasca program pembangunan CAP dan CIP.

“Kita berharap agar segara di turap. Karena setelah dibenahi, sekarang ini mulai longsor pinggiran kalinya,” ujar Ketua RT 6/RW 10, Kelurahan Sukapura, Jakarta Utara, Wakino di acara reses Kedua, DPRD DKI, Kamis (18/5).

Ketua RW 010, Kelurahan Sukapura, Rohmat menyinggung persoalan legalitas status tanah d lingkungan tersebut. “Mudah-mudahan kedepan, setelah pembangunan berjalan baik di lingkungan kami. Status atas kepemilikan tanah di wilayah ini bisa diperjelas,” katanya.

Kader senior Jumantik, Sri mempertanyakan operasional kader jumantik, posyandu, dasawisma di tingkat RW yang tidak tersentuh. ” Kita harapkan ada uang lelah, karena kami kepanjangan tangan ketua RT dan RW,” katanya.

Baca Juga:  Pendapat Para Pakar Jelang Putusan MK Tentang Syarat Pendidikan Calon Pemimpin Neggara

Menanggapi itu, anggota DPRD DKI dari Fraksi Demokrat, Neneng Hasanah menyambut positif adanya sejumlah aspirasi warga.

Politisi yang akrab disapa bunda itu akan berkordinasi dengan SKPD terkait dengan pembangunan turap kali agar tidak longsor.”Tolong segera difoto bagian yang mengalami longsor pinggiran kalinya. Agar segera diberikan kepada Sudin SDA Jakut, sehingga bisa langsung dikerjakan,” katanya.

Terkait dengan status tanah, anggota DPRD DKI yang sudah tiga periode duduk di Kebon Sirih itu bakal berkoordinasi dengan BPN Jakut. “Saya sudah berkomunikasi dengan pihak BPN. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ada kejelasan,” imbuhnya.

Menyangkut operasional kader dawis, posyandu dan PKK di tingkat RW. Anggota Komisi D DPRD DKI itu mengatakan fraksinya sedang mengupayakan penganggaran bagi kader di tingkat RW dan RT.

“Fraksi Demokrat hingga terus mengupayakan agar kader di tingkat RT dan RW bisa mendapatkan dana operasional. Karena itu sangat membantu untuk peningkatan kerja kader di lingkungan,” tutupnya.(Sof)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dua Kontingan Muaythai Kota Bekasi Lolos Final, Gasak Kabupaten Bekasi Dan Depok
IPPS Desak Polri Segera Umumkan Dugaan Keterlibatan Ketum Parpol Yang Terseret Kasus Penyadapan Presiden
Praktisi Hukum Herdiyan Saksono Bedah Skandal Penyadapan Ilegal Pejabat Tinggi: Puncak Gunung Es Rusaknya Demokrasi
Atlit Nasional Peraih Emas PON Di KO Atlet Muaythai Kota Bekasi
BTS 4G di Wilayah 3T Mulai Beroperasi, Kontraktor Klaim Tagihan Ratusan Miliar Belum Dibayar
Dukung Penerimaan Negara Melalui Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perusahaan, PAM Jaya Raih Penghargaan di Tax Gathering 2026
Sekjen PDIP Apresiasi Kapolri Jenderal Suyudi, Penyadapan Presiden Prabowo Itu Pelanggaran HAM Berat dan Makar
Mahfud MD Tegaskan Pasal Makar Mengintai Mantan Kapolri, Bisa Hukuman Mati!

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:43 WIB

Dua Kontingan Muaythai Kota Bekasi Lolos Final, Gasak Kabupaten Bekasi Dan Depok

Kamis, 5 November 2026 - 13:44 WIB

Praktisi Hukum Herdiyan Saksono Bedah Skandal Penyadapan Ilegal Pejabat Tinggi: Puncak Gunung Es Rusaknya Demokrasi

Kamis, 5 November 2026 - 09:00 WIB

Atlit Nasional Peraih Emas PON Di KO Atlet Muaythai Kota Bekasi

Rabu, 4 November 2026 - 17:34 WIB

BTS 4G di Wilayah 3T Mulai Beroperasi, Kontraktor Klaim Tagihan Ratusan Miliar Belum Dibayar

Rabu, 4 November 2026 - 13:31 WIB

Dukung Penerimaan Negara Melalui Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perusahaan, PAM Jaya Raih Penghargaan di Tax Gathering 2026

Berita Terbaru