Said Iqbal: Buruh Indonesia Bersama Polri Perangi Korupsi

- Editor

Senin, 13 Juli 2026 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam memberantas tindak pidana korupsi. Menurutnya, pemberantasan korupsi menjadi salah satu syarat penting untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat, termasuk kaum buruh.

Pernyataan tersebut disampaikan Said Iqbal yang juga menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan, Minggu (12/7/2026).

Menurut Said, buruh Indonesia memiliki komitmen yang sama dalam menolak segala bentuk praktik korupsi karena tindakan tersebut berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Bebas dari korupsi pada satu negara, maka buruh akan sejahtera. Oleh karena itu, buruh Indonesia anti terhadap korupsi,” ujar Said Iqbal.

Ia juga menyatakan dukungannya terhadap komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam pemberantasan korupsi. Menurutnya, setiap pejabat negara memiliki tanggung jawab untuk menjaga amanah yang diberikan rakyat dan tidak menyalahgunakan kewenangan yang dimiliki.

“Buruh Indonesia mendukung amanat Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk memberantas korupsi. Korupsi tidak boleh dilakukan oleh pejabat negara. Siapa pun tidak boleh korupsi sebagai pejabat negara,” katanya.

Said menegaskan bahwa komitmen antikorupsi harus dipegang oleh seluruh penyelenggara negara, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), menteri, pimpinan lembaga, anggota TNI dan Polri, jaksa, hakim, hingga pejabat negara lainnya.

Baca Juga:  Tempatkan Polri Paling Korup di Asia Tenggara, Haidar Sebut Metodologi Indexmundi Tak Layak Jadi Rujukan

Menurutnya, praktik korupsi merupakan bentuk pengkhianatan terhadap kepercayaan masyarakat karena anggaran yang dikelola pemerintah berasal dari uang rakyat.

“Jangan sakiti hati rakyat, karena korupsi menyakiti hati rakyat. Semua yang diberikan kepada pejabat negara adalah uang rakyat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Said juga menyampaikan dukungan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran Polri dalam mengusut tindak pidana korupsi.

Tak hanya itu, ia turut mendukung langkah Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Polda Metro Jaya dalam menangani perkara dugaan korupsi yang saat ini sedang diproses.

Said menilai upaya pemberantasan korupsi tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat agar berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi bangsa.

“Buruh Indonesia bersama Bapak Presiden Prabowo, buruh Indonesia bersama Kapolri, buruh Indonesia bersama Polri memberantas korupsi untuk buruh dan rakyat yang sejahtera,” pungkasnya. (eng)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

NCW Bongkar 4 Modus Sunat Dana KIP-Kuliah: Tahan ATM Mahasiswa hingga Jual-Beli Kuota Jutaan Rupiah
Pakar Komunikasi Sebut Aksi Mahasiswa di Dua Tahun Prabowo-Gibran Bukan Penolakan, Tapi Peta Jalan Pemerintahan
PDIP Tolak Keras Rencana Penyaluran Gaji ASN Lewat KDMP
Refleksi 62 Tahun Golkar, Adi Yunansyah: Momentum Kembalikan Doktrin Kekaryaan
Yunarto Wijaya Bongkar Manuver Prabowo Copot Orang Dekat Jokowi, Permainan Cantik Itu Karena Kecanggihan Sang Operator
Soal UU Pemilu Wajib Diusung 2 Partai DPR, Saiful Mujani Prediksi Hanya 3 Pasangan Capres, Prabowo-Puan vs AHY-Anies Menguat
Dua Tahun Prabowo-Gibran, BEM Nusantara DKI Jakarta Desak Evaluasi Total: Jangan Cuma Bangun Narasi Keberhasilan
Islah Bahrawi Skakmat Tudingan Jokowi Soal Operasi Intelijen Diskreditkan Gibran, Kebiasaan Lama Tutupi Kejahatan

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:13 WIB

NCW Bongkar 4 Modus Sunat Dana KIP-Kuliah: Tahan ATM Mahasiswa hingga Jual-Beli Kuota Jutaan Rupiah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:08 WIB

Pakar Komunikasi Sebut Aksi Mahasiswa di Dua Tahun Prabowo-Gibran Bukan Penolakan, Tapi Peta Jalan Pemerintahan

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:15 WIB

PDIP Tolak Keras Rencana Penyaluran Gaji ASN Lewat KDMP

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Refleksi 62 Tahun Golkar, Adi Yunansyah: Momentum Kembalikan Doktrin Kekaryaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Yunarto Wijaya Bongkar Manuver Prabowo Copot Orang Dekat Jokowi, Permainan Cantik Itu Karena Kecanggihan Sang Operator

Berita Terbaru

Opini

Di Bawah Payung Ortodoksi Ekonomi 

Selasa, 20 Okt 2026 - 14:03 WIB