Sebanyak 358.700 Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba di Indonesia

- Editor

Sabtu, 11 September 2021 - 23:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Sebanyak 358.700 dosis vaksin AstraZeneca tiba di Indonesia pada Jumat (10/9), melalui mekanisme COVAX. Ini merupakan pengiriman pertama dari 3 juta dosis yang disumbangkan Prancis kepada Indonesia sebagai wujud solidaritas dalam memerangi COVID-19.

Pengiriman ini dimaksudkan untuk mendukung Indonesia dalam program vaksinasi nasional dan nantinya akan diikuti oleh pengiriman berikutnya, demikian keterangan tertulisnya.

Setahun yang lalu, fasilitas COVAX didirikan dengan dukungan Prancis, untuk menjamin akses yang adil terhadap vaksin melawan COVID-19 sebagai barang publik global. Hingga saat ini, berkat fasilitas COVAX, 137 negara di seluruh dunia telah menerima lebih dari 156 juta dosis vaksin.

Presiden Prancis, Emmanuel Macron mengingatkan solidaritas internasional negara-negara maju harus mengambil bagian secara efektif dalam upaya-upaya mengatasi pandemi.
Pada bulan Februari, Macron meminta mitranya dari G7, G20 dan Uni Eropa untuk berbagi, seperti halnya Prancis, sebagian dosis vaksin yang diterima dengan 92 negara yang menjadi bagian dari COVAX AMC.

Baca Juga:  Enam Terpidana Narkoba Lolos dari Hukuman Mati, Komisi III DPR Segera Gelar Pertemuan

Untuk mempercepat kampanye vaksinasi dalam kerangka mekanisme COVAX, sumbangan dosis vaksin sangat penting dan telah terbukti menjadi satu-satunya respons jangka pendek yang efektif mendukung pengiriman vaksin ke seluruh dunia.

Prancis menjadi salah satu negara pertama yang menegaskan kesediaannya menyumbangkan dosis vaksin yang aman, efektif dan disetujui oleh WHO, disamping kontribusi keuangannya.

Sumbangan Prancis untuk program COVAX ini merupakan bagian dari upaya global Tim Eropa yang mendukung mekanisme tersebut (paling tidak, 100 juta dosis vaksin Eropa akan dibagikan tahun ini) dengan tujuan memastikan solidaritas vaksin yang nyata. Prancis berdiri bersama mitra dalam melanjutkan perjuangannya memerangi Covid-19.  (dji)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Menanti Status Hukum Djan Faridz dalam Kasus Harun Masuku
Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang
Paska Kongres Jakarta, Pengurus Baru Garda Pemuda NasDem Nias Selatan Siap Rangkul Generasi Muda
Analis Politik Irwan Suhanto: Kasus Febrie Adriansyah Jangan Dijadikan Alasan Melemahkan Supremasi Sipil
Pakar Komunikasi Inii Ungkap Bahayanya Narsisisme Birokrasi
Menko Zulhas Jelaskan Kopdes Merah Putih Cuma Untung Rp 78 Ribu
Megawati Peringati Peristiwa Berdarah Kudatuli
Sudaryono Bersih Bersih BGN Ratusan Pegawai Dipecat

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:05 WIB

Menanti Status Hukum Djan Faridz dalam Kasus Harun Masuku

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:37 WIB

Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:57 WIB

Paska Kongres Jakarta, Pengurus Baru Garda Pemuda NasDem Nias Selatan Siap Rangkul Generasi Muda

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:30 WIB

Analis Politik Irwan Suhanto: Kasus Febrie Adriansyah Jangan Dijadikan Alasan Melemahkan Supremasi Sipil

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:13 WIB

Pakar Komunikasi Inii Ungkap Bahayanya Narsisisme Birokrasi

Berita Terbaru

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Foto: dok.Mediakarya

Headline

Menanti Status Hukum Djan Faridz dalam Kasus Harun Masuku

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:05 WIB