Tak Hanya Polri, Etos Indonesia Harap Prabowo Mereformasi Seluruh Birokrasi

- Penulis

Rabu, 17 September 2025 - 06:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute Iskandarsyah

Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute Iskandarsyah

JAKARTA, Mediakarya – Direktur Eksekutif Etos Indonesua Institute  Iskandarsyah, menilai wacana reformasi di tubuh Polri merupakan bentuk respon Presiden Prabowo Subianto atas menurunnya tingkat kepercayaan publik terhadap Korps Bhayangkara tersebut.

“Wacana reformasi Polri merupakan dorongan publik. Diharapkan Kapolri yang baru bisa menerjemahkan semangat Presiden Prabowo yang menginginkan Polri menjadi institusi yang berwibawa, tidak seperti sekarang banyak dihujat oleh masyarakat,” ungkap Iskakndar kepada Mediakarya, Selasa (16/9/2025).

Reformasi adalah pembenahan dalam strukture pimpinan Polri di seluruh Indonesia. Presiden dalam hal ini selaku kepala negara memiliki hak prerogatif untuk mengganti pembantunya di pemerintahan.

Iskandar menilai jika ada kelompok yang menolak reformasi Polri, itu artinya dia tengah memprovokasi masyarakat untuk menentang kewenangan presiden.

Namun demikian, Iskandar berharap semangat reformasi birokrasi yang tengah diwacanakan presiden itu bukan hanya fokus pada institusi Polri.

“Reformasi di tubuh Polri merupakan suatu keharusan. Tapi jangan lupa birokrasi lain juga perlu dibenahi. Kan sudah ada Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi atau Kementeria PAN-RB,” katanya.

Baca Juga:  Wujudkan Lingkungan Perusahaan Bersih dari Narkoba, PT Harita Group Gadeng BNN

“Jadi, jika ada pihak yang menolak reformasi, jangan-jangan kelompok itu tengah menikmati keuntungan di institusi yang saat ini dipimpin oleh Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo itu,” tambahnya.

Iskandar juga mendukung presiden Prabowo Subianto untuk mencopot pembantunya yang dinilai tak becus dalam mengelola institusinya.

Meski demikian, lanjut Iskandar, untuk membenahi institusi bukan pekerjaan mudah dan butuh waktu.

“Seperti di tubuh Polri, sejak  rekruitmen calon-calon personel Polri, baik di level perwira, bintara atau tamtama sudah menjadi rahasia umum bahwa prosesnya banyak intrik dan diduga ada praktik transaksional,” tegas Iskandar.

Selanjutya, dalam implementasi di lapangan, banyak sekali masyarakat yang mengeluhkan kinerja Polri.  Praktik transaksional masih kerap ditemui.

“Dan saya rasa di semua institusi sama. Banyaknya berita-berita yang menyudutkan institusi Polri seharusnya menjadi evaluasi bagi seluruh anggota,” katanya.

Dia pun tidak memungkiri bahwa di institusi lain masih perlu direformasi. “Institusi lain apakah baik-baik saja? Tentu sama, perlu pembenahan,” pungkas Iskandar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

AMPH RI Laporkan Kejari Sukabumi ke Kejagung dan Ajukan Perlindungan ke LPSK Terkait Dugaan Korupsi
Anies Tak Pernah Jalan Mundur
Kemenag: Tidak Ada Toleransi Bagi Pelaku Kekerasan Seksual di Pesantren
Menlu Iran dan Menlu Inggris Bahas Stabilitas Kawasan Teluk
Puluhan Penumpang Kapal Pesiar Mewah MV Hondius Terinveksi Virus Mematikan
Menaker Nilai BLK Kini Tak Sekadar Tempat Pelatihan, tapi Juga Inkubator Bisnis
Kader Posyandu Harus Dilibatkan dalam Program MBG
Gelar Patroli Wilayah, Satgas Damai Cartenz Dan Polres Nabire Perkuat Keamanan Wilayah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:20 WIB

AMPH RI Laporkan Kejari Sukabumi ke Kejagung dan Ajukan Perlindungan ke LPSK Terkait Dugaan Korupsi

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:17 WIB

Anies Tak Pernah Jalan Mundur

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:11 WIB

Kemenag: Tidak Ada Toleransi Bagi Pelaku Kekerasan Seksual di Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:16 WIB

Menlu Iran dan Menlu Inggris Bahas Stabilitas Kawasan Teluk

Minggu, 10 Mei 2026 - 05:56 WIB

Menaker Nilai BLK Kini Tak Sekadar Tempat Pelatihan, tapi Juga Inkubator Bisnis

Berita Terbaru

Anies Baswedan (Ist)

Headline

Anies Tak Pernah Jalan Mundur

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:17 WIB

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper  (Foto: Ist)

Headline

Menlu Iran dan Menlu Inggris Bahas Stabilitas Kawasan Teluk

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:16 WIB