KOTA BEKASI, Mediakarya – Sebagai wujud dukungannya terhadap pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, meninjau langsung pelaksanaan PTM 100 persen di SMAN 1 Bekasi, Senin (17/1/2022).
Pada kunjungannya tersebut, Wakil Gubernur Jawa Barat berpesan kepada para siswa SMAN 1 Bekasi agar bisa mengucapkan rasa syukur dimana sebelumnya para siswa proses belajarnya secara daring, namun seiringnya waktu saat ini sudah mulai dilaksanakan secara PTM 100 persen.
“Kita semua patut bersyukur bahwa saat ini belajarnya sudah PTM 100 persen dan kalian para siswa wajib melaksanakannya dengan penuh keseriusan,” tegas Uu.
Ia juga mengatakan, beberapa waktu yang lalu proses belajar dilakukan secara daring, tidak bertemu dengan tmn dengan guru, tapi saat ini kita bisa bersenda gurau dan hal tersebut merupakan salah satu nikmat Allah SWT yang bisa dirasakan.
“PTM 100 persen ini adalah salah satu nikmat Allah SWT,” singkatnya.
Uu menegaskan, terkait hal tersebut, untuk itu siswa atau sekolah yang sudah melaksanakan PTM 100 persen harus belajar dengan baik, disiplin, memiliki akhlak yang mulia serta harus hormat terhadap guru.
“Yang perlu diingat adalah pada tahun 2045 kita akan mendapatkan bonus demografi dimana kita harus memiliki persaingan, dengan apa? dengan memiliki ilmu, kemampuan dan keahlian karena di pundak kalianlah masa depan ditentukan,” tegasnya.
Terkait hal tersebut, Uu juga menegaskan kepada seluruh siswa untuk memiliki 4 hal, yakni pertama, kuasai teknologi diberbagai bidang disiplin ilmu, kedua, mampu berkomunikasi yang baik, seperti harus pandai mencari teman sehingga kita disukai, bukan sbaliknya memiliki musuh dan ingat kesuksesan bukan hanya pada edukasi, tapi pergaulan, lalu latihlah lidah anda agar bisa berbicara, ketiga, berbiasalah diri berbagi tugas, network atau jaringan dan berorganisasi serta perkuat keimanan, ketakwaan dan keislaman kita sehingga memiliki moral dan akhlak yang baik.
“Karena ciri orang yang beriman dan bertakwa memiliki moral dan akhlak yang baik,” pesannya.
Pada tinjauan yang dilakukan tersebut, Uu mengapresiasi pihak sekolah SMAN 1 Bekasi yang sangat memperhatikan persyaratan pelaksanaan PTM 100 persen, seperti tidak dibukanya kantin untuk berdagang, adanya pembatas antar siswa saat belajar di dalam kelas, membawa makan dan minum sendiri, dan gurunya pun sudah 100 persen divaksin dan siswa pun 99 persen sudah divaksin.
“Saya sangat mengapresiasi pihak sekolah dalam hal mewujudkan PTM 100 persennya dengan memenuhi sejumlah persyaratan,” pungkasnya. (apl)











