PMPRI Desak OJK Usut Pembobol Rekening Pekerja Perkebunan

- Editor

Jumat, 3 September 2021 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Ormas PMPRI saat melakukan aksi di depan Kantor OJK Bandung

Anggota Ormas PMPRI saat melakukan aksi di depan Kantor OJK Bandung

BANDUNG, Mediakarya –  Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia (PMPRl) mengaku telah menemukan adanya dugaan pencatutan dana karyawan milik pekerja Perkebunan Sedep, Desa Neglawangi, Kecamatan Kertasari , Kabupaten Bandung yang berada di beberapa Bank tanpa sepengetahuan pemilik rekening.

Ketua Umum PMPRI Rohimat alias Joker mendesak Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) untuk mengusut adanya dugaan pencatutan nama tersebut.

Oleh karena itu, pihaknya juga meminta OJK Regional 2 Jawa Barat untuk memanggil pihak Bank BRI KC Bandung Dago dan Bank Mandiri KCP Bandung Pangalengan atas dugaan melanggar Undang-undang Perbankan dan Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (Perlindungan Konsumen). 2

Baca Juga:  Wacana Destinasi Wisata Air Kalimalang Dinilai Abaikan Estetika Kota

 

LSM PMPRI saat melakukan aksi di depan halaman OJK Bandung.

“Kami meminta perlindungan hukum kepada OJK terhadap auto debet rekening tanpa sepengetahuan dan persetujuan nasabah,” kata Joker dalam keterangannya kepada mediakarya, Jumat (3/9/2021).

Di tempat yang sama perwakilan dari karyawan PTPN VIII Perkebunan Sedeup, Kang Roni mengaku sangat kecewa tidak mendapatkan jawaban atas kasus dugaan pencurian uang di rekening tanpa sepengetahuan oleh OJK.

“Kami mengapresiasi kerja keras teman-teman PMPRI dalam memperjuangkan hak karyawan Perkebunan Sedeup milik PTPN VIII di wilayah Pangelangan, Jawa Barat ini,” tandasnya. (dji)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Jadi Peran Guru di Film ‘Ageman’, Kadis PPPA Lampung Soroti Bahaya Bullying 
DPR Dukung Pelarangan Penggunaan Minuman Mengandung Susu dalam Menu MBG
26 Pelanggar Syariat Ditertibkan di Milad ke-800 Aceh Utara, Ini Langkah Satpol PP/WH
DPRD Kabupaten Nias Selatan Sahkan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026
Beri Sinyal Dukungan Kepada Ranny Fahd, Tokoh Senior Golkar Kota Bekasi Gelar Pertemuan
Kontroversi Purbaya vs Pramono Soal Obligasi Daerah, Begini Kata Ekonom Senior INDEF
Tempat Tinggalnya Rusak Imbas Pembangunan Rumah Tetangga, Kapolda Jateng Tuntut Keadilan
Lima Wartawan Hilang Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau, Forum Pimred Harap Pencarian Terus Dilakukan

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 08:10 WIB

Jadi Peran Guru di Film ‘Ageman’, Kadis PPPA Lampung Soroti Bahaya Bullying 

Sabtu, 12 September 2026 - 04:46 WIB

DPR Dukung Pelarangan Penggunaan Minuman Mengandung Susu dalam Menu MBG

Jumat, 11 September 2026 - 13:25 WIB

26 Pelanggar Syariat Ditertibkan di Milad ke-800 Aceh Utara, Ini Langkah Satpol PP/WH

Jumat, 11 September 2026 - 10:24 WIB

DPRD Kabupaten Nias Selatan Sahkan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026

Jumat, 11 September 2026 - 10:22 WIB

Beri Sinyal Dukungan Kepada Ranny Fahd, Tokoh Senior Golkar Kota Bekasi Gelar Pertemuan

Berita Terbaru

Yusuf Blegur, Direktur eksekutif IPPS Indonesia (Foto:  dok. Mediakarya)

Opini

Korupsi dan Keracunan Ala MBG

Minggu, 13 Sep 2026 - 09:44 WIB

Ilustrasi food tray MBG. (Foto: Ist)

Nasional

Marak Keracunan MBG, Anggota DPR Ini Soroti Keberadaan SPPG

Minggu, 13 Sep 2026 - 07:57 WIB