Mentan Optimis Pompanisasi Bantu Ekonomi Petani di Sumedang

- Editor

Jumat, 5 April 2024 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Media Karya – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman (Mentan Amran), tengah gencar melakukan pompanisasi di berbagai wilayah di Jawa Barat. Setelah Subang, Mentan pagi hari telah tiba di lokasi dan mengecek penerapan sistem ini di area persawahan Sumedang. Tidak hanya membantu dari sisi produksi, Mentan Amran mengatakan sistem ini sangat berpotensi menggerakkan perekonomian dan menghasilkan efek multiplier yang signifikan.

“Ini luar biasa, kalau pompa ini digerakkan, itu peningkatannya bisa naik 200%, nilainya mencapai 15 Triliun, bisa dibayangkan kalau angka ini bergerak setiap tahun, ini ada multiplier effect, ekonomi bergerak, ekonomi ditingkat desa bergerak, Ini bisa meningkatkan langsung pendapatan petani dua kali lipat, bahkan tiga kali lipat”ungkap Mentan Amran saat meninjau area pompanisasi di Desa Marongge, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang.

Lebih lanjut dirinya menjabarkan konsep pompanisasi yang ditargetkan akan mengairi 1.000.000 hektar lahan sawah di Indonesia ini, akan prioritas digencarkan pada lahan sawah di area Jawa dan nantinya akan meluas hingga luar pulau Jawa. Khusus di Jawa Barat, Mentan Amran menyebut ada 300.000 hektar lahan yang siap diairi dengan metode pompanisasi. Ia mengaku telah mempersiapkan anggaran yang cukup agar penerapan pompanisasi diberbagai daerah berjalan maksimal.

“Kami harap pompanisasi seperti ini, Jawa Barat ini terbaik, bisa jadi contoh penerapan pompanisasi, ini rencanannya akan kita terapkan di tanah upland, sawah tadah hujan, itu kita airi kurang lebih 1.000.000 hektar seluruh Indonesia, anggarannya 5,8 triliun” terang Mentan Amran.

Baca Juga:  Generasi Milenial Harus Dorong Indonesia Jadi Lumbung Pangan Dunia pada 2045

Salah seorang petani yang ditemui disekitar lokasi menyambut gembira bantuan pompanisasi tersebut,“Alhamdulillah, optimis dengan adanya program ini, kami bisa tanam tiga kali dalam setahun, sebelumnya hanya satu kali” kata salah seorang petani di Desa Marongge.

Dengan pasokan air yang stabil dan cukup, pompanisasi dapat meningkatkan indeks pertanaman. Hal ini memungkinkan petani untuk menanam lebih dari satu kali, karena akses petani terhadap air tersedia sepanjang tahun.

“Nah itu petani betul – betul bahagia, kami diskusi tadi dengan petaninya senang, yang dulunya disini tanam hanya satu kali, dengan adanya pompa sekarang bisa mulai tanam, berikutnya panen, dan tanam lagi, minimal tiga kali panen setahun” tutup Mentan Amran.

Selain Jawa Barat, tiga bulan ke depan Kementerian Pertanian juga fokus menerapkan pompanisasi di sejumlah wilayah di Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Secara rinci area sawah yang akan diairi menggunakan pompanisasi ada kurang lebih 400.000 hektar di Jawa Timur dan 350.000 hektar di Jawa Tengah. Upaya ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan produksi pangan dan memenuhi kebutuhan beras nasional. (hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Fahri Hamzah ke Azka: Belajarlah di Belanda, Tapi Perbaikilah Sistem di Sini
Kemendikdasmen Perkuat Pelatihan PMKKA Berbasis Mata Pelajaran, Tingkatkan Kompetensi Guru di Era AI
Bertemu Wamen PU, Penerima Beasiswa Garuda LPDP dengan 30 LoA Dunia Siapkan Ilmu untuk Pembangunan Indonesia
Warta Kota Awards 2026 Jadikan Inovasi Daerah Sebagai Laboratorium Nasional
Aero Astra Akademia Cetak SDM Perhotelan Bersertifikat, Lulusan Langsung Diserap Hotel Berbintang
KKP Gandeng WRI Indonesia Hadirkan Ocean Calculator, Dukung Pengelolaan Laut Berkelanjutan
PLN EMI Dorong Generasi Muda Pahami Dekarbonisasi Lewat Sustainability Campus Talk di IT PLN
Dari Habibie hingga Prabowo, Nannie Hadi Tjahjanto Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SMA Pradita Dirgantara

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:00 WIB

Fahri Hamzah ke Azka: Belajarlah di Belanda, Tapi Perbaikilah Sistem di Sini

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:33 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Pelatihan PMKKA Berbasis Mata Pelajaran, Tingkatkan Kompetensi Guru di Era AI

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:50 WIB

Bertemu Wamen PU, Penerima Beasiswa Garuda LPDP dengan 30 LoA Dunia Siapkan Ilmu untuk Pembangunan Indonesia

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:37 WIB

Warta Kota Awards 2026 Jadikan Inovasi Daerah Sebagai Laboratorium Nasional

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:35 WIB

Aero Astra Akademia Cetak SDM Perhotelan Bersertifikat, Lulusan Langsung Diserap Hotel Berbintang

Berita Terbaru

Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus.

Ekonomi & Bisnis

Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang

Selasa, 28 Jul 2026 - 21:37 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Nasional

Pakar Komunikasi Inii Ungkap Bahayanya Narsisisme Birokrasi

Selasa, 28 Jul 2026 - 12:13 WIB