Transisi Energi Kampus Tak Cukup Panel Surya, Ini 4 Strategi Kunci dari Prof Syamsir Abduh

- Editor

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prof. Syamsir Abduh, Guru Besar ITPLN. (Foto: dok ITPLN)

Prof. Syamsir Abduh, Guru Besar ITPLN. (Foto: dok ITPLN)

JAKARTA, Mediakarya – Transformasi kampus menuju energi bersih tidak bisa hanya mengandalkan pemasangan panel surya. Prof. Syamsir Abduh, Guru Besar Institut Teknologi PLN (ITPLN), menegaskan bahwa transisi energi di lingkungan perguruan tinggi harus dilakukan secara sistemik, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Menurutnya, terdapat empat strategi kunci yang menentukan keberhasilan kampus dalam menjalankan transisi energi secara efektif.

Kepemimpinan Jadi Penentu Arah

Faktor pertama adalah komitmen kepemimpinan. Tanpa dukungan penuh dari pimpinan kampus, inisiatif energi bersih berisiko berjalan sporadis dan tidak berkelanjutan.

“Kepemimpinan menjadi penggerak utama. Transisi energi harus menjadi agenda strategis kampus, bukan sekadar proyek simbolik,” ujar Syamsir.

Perencanaan Harus Berbasis Data

Faktor kedua adalah penggunaan data sebagai dasar pengambilan keputusan. Data konsumsi energi, profil beban, hingga potensi energi terbarukan menjadi elemen penting dalam menyusun strategi yang tepat sasaran.

Tanpa basis data yang kuat, kebijakan energi berisiko tidak efektif dan sulit dioptimalkan.

Sinkronisasi Teknologi, Kebijakan, dan Pembiayaan

Faktor ketiga adalah integrasi lintas aspek, mulai dari teknologi, kebijakan, hingga keuangan. Pengembangan kurikulum berbasis energi hijau juga perlu selaras dengan kebutuhan industri dan kesiapan institusi.

Baca Juga:  BAZNAS Serukan Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina

“Banyak proyek energi gagal bukan karena teknologi, tetapi karena tidak selaras dengan kebijakan dan kemampuan finansial,” jelasnya.

Monitoring Berkelanjutan Jadi Kunci

Faktor keempat adalah pemantauan dan evaluasi berkelanjutan. Sistem monitoring diperlukan untuk memastikan efisiensi, keandalan, serta adaptasi terhadap perkembangan teknologi energi.

Evaluasi rutin juga membantu kampus menyesuaikan strategi agar tetap relevan dan efektif.

Kampus Harus Jadi Pusat Inovasi Energi

Syamsir menekankan bahwa transisi energi di kampus bukan sekadar perubahan teknologi, tetapi transformasi menyeluruh yang melibatkan kebijakan, perilaku, hingga model pembiayaan.

“Ini adalah perubahan sistemik yang melibatkan seluruh ekosistem kampus,” tegasnya.

Dengan pendekatan tersebut, kampus diharapkan tidak hanya menjadi pengguna energi bersih, tetapi juga menjadi pusat inovasi dan pencetak sumber daya manusia unggul di bidang transisi energi. (Hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Diduga Miliki KTP Ganda, Oknum Camat Di Jakarta Timur Di Polisikan
DNIKS Dorong Anak Disabilitas Tunjukkan Potensi Lewat Gerak Inklusif 2026
Terobosan Baru! FIA UI–BEI Bangun Ekosistem Investasi di Kampus
Dari Kampus ke Tapal Batas: Rachma Fitriati Inisiatori Lumbung Pangan 3T Morotai Nominator DPD RI Award 2026, Senator Hasby Yusuf Apresiasi
Lima Wartawan Hilang Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau, Forum Pimred Harap Pencarian Terus Dilakukan
Angkatan XII Dibuka, Aero Astra Akademia Perkuat Pendidikan Vokasi Siap Kerja
Lulusan Aero Astra Akademia Raih Penghargaan Usai Selamatkan Anak Tamu di Mercure Karawang
Maraknya Hoaks dan Kebocoran Data, Dosen UNJ Kembangkan E-Modul “Etika Informasi” Untuk Perkuat Literasi Digital  

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:21 WIB

Diduga Miliki KTP Ganda, Oknum Camat Di Jakarta Timur Di Polisikan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:05 WIB

DNIKS Dorong Anak Disabilitas Tunjukkan Potensi Lewat Gerak Inklusif 2026

Minggu, 20 September 2026 - 09:33 WIB

Terobosan Baru! FIA UI–BEI Bangun Ekosistem Investasi di Kampus

Sabtu, 12 September 2026 - 15:50 WIB

Dari Kampus ke Tapal Batas: Rachma Fitriati Inisiatori Lumbung Pangan 3T Morotai Nominator DPD RI Award 2026, Senator Hasby Yusuf Apresiasi

Kamis, 10 September 2026 - 16:52 WIB

Lima Wartawan Hilang Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau, Forum Pimred Harap Pencarian Terus Dilakukan

Berita Terbaru