Kuasa Hukum EDCcash Berniat Laporkan JPU Ke Komisi Kejaksaan

- Editor

Sabtu, 6 November 2021 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, Mediakarya – Kasus EDCCash berlanjut kepada pelaporan JPU ke Komisi Kejaksaan. Kuasa Hukum EDCcash Abdullah Al Katiri menjelaskan, akan melaporkan Jaksa Penuntut Umum ke Komisi kejaksaan.

Kuasa Hukum EDCcash Abdullah Al Katiri menjelaskan, dirinya menduga bahwa JPU dalam persidangan di duga tidak menyajikan data sebenernya.

“Baik JPU dan juga pelapor sendiri, itu menyajikan satu informasi yang perlu dipertanyakan,” ungkap Abdullah, kepada awak media, Sabtu (6/11/2021).

Kata dirinya, transaksi yang begitu banyak orang tidak ada audit dari akutan publik itu sendiri. Malah, kasus tersebut di tarik-tarik ke Tindak Pidana Pencucian Uang. Yang mana itu sendiri harus adanya Lembaga Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Baca Juga:  Anggota DPR RI Ajak Masyarakat Kalteng Jaga Iklim Investasi

“Kami pernah melihat bahwa laporan dari PPATK sudah ada, namun tidak pernah diberikan ke Jaksa,” imbuhnya.

“Kalau memang sudah di limpahkan P21 ini, seharusnya memang sudah lengkap semuanya. Nah kalau kaya gini berarti belum lengkap, sehingga disajikan rekening koran yang tidak jelas,” tambahnya.

Sementara itu, Elsa Syarif Kuasa Hukum lainnya menambahkan, jika melihat berkas-berkas pada persidangan ini tidak lengkap dan banyak hal-hal yang tidak runut.

“Disini dinyatakan pelapornya ada 3 orang, kerugian mencapai 27 miliar. Tapi jaksa tidak bisa membuktikan itu semua,” Imbuhnya.

“Dapat kita katakan dari awal, bahwa dakwaan ini tidak bisa dibuktikan oleh Jaksa,” tutupnya. (Mme)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Petugas Sensus Ekonomi di Kota Bekasi Terbentur di Kawasan Elit
Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar
Pengelolaan Gedung Balai Rakyat Tak Dapat Kejelasan, Warga Desak Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD Segera Dicopot
Pemkot Bekasi Serahkan Pengelolaan Pasar Baru Bekasi Kepada PTMP
Tantangan Pengembangan TOD, Butuh Biaya Besar
Dihadapan Haji Ghoni Cs, Gubernur Pramono Berpesan Perkuat Peran Budaya Betawi Menuju Jakarta Kota Global
Pembangunan TOD, AHY; Saya Titip Kepada Pemkot Bekasi Agar Sesuai Peruntukannya
Kebakaran Lahap Sebuah Rumah Di Bekasi, Seorang Lansia Tewas

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:52 WIB

Petugas Sensus Ekonomi di Kota Bekasi Terbentur di Kawasan Elit

Senin, 27 Juli 2026 - 10:42 WIB

Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:34 WIB

Pengelolaan Gedung Balai Rakyat Tak Dapat Kejelasan, Warga Desak Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD Segera Dicopot

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:48 WIB

Pemkot Bekasi Serahkan Pengelolaan Pasar Baru Bekasi Kepada PTMP

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:22 WIB

Tantangan Pengembangan TOD, Butuh Biaya Besar

Berita Terbaru

Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus.

Ekonomi & Bisnis

Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang

Selasa, 28 Jul 2026 - 21:37 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Nasional

Pakar Komunikasi Inii Ungkap Bahayanya Narsisisme Birokrasi

Selasa, 28 Jul 2026 - 12:13 WIB