Dukung Kader PDI-P Jadi Capres 2024, Laksar Ganjar – Puan Terus Bergerak

- Editor

Rabu, 19 Januari 2022 - 06:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum DPP Laskar Ganjar Puan (LGP) Timur Malaka Kiemas

Ketua Umum DPP Laskar Ganjar Puan (LGP) Timur Malaka Kiemas

AMBON, Mediakarya – Teka-teki  siapa figur yang bakal diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) sebagai calon presiden (Capres)  di Pilres  2024 mendatang perlahan mulai terungkap ke publik.

Hal tersebut menyusul dengan terbentuknya Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Laskar Ganjar-Puan (LGP) di sejumlah provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia.

Seperti pada Minggu (16/1/2022),  11 kabupaten/kota di Provinsi Maluku LGP kembali terbentuk. Pembentukan ini ditandai dengan pembagian Surat Keputusan (SK) oleh Ketua Umum DPP Laskar Ganjar Puan (LGP) Timur Malaka Kiemas kepada sejumlah pimpinan DPC LGP se-Maluku.

Proses pembagian SK ini dihadiri  perwakilan 11 DPC LPG se- Provinsi Maluku dirangkai dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Laskar Ganjar – Puan Provinsi Maluku di Resto Beby Indah Beach di Jln Raya Suli, Tial Pulau Ambon.

Ketua Umum LG Timur Malaka Kiemas mengatakan tujuan dibentuknya Laskar ini untuk mengusung Ganjar Prawono dan Puan Maharani sebagai salah satu calon pasangan presiden 2024 mendatang.

“Ini merupakan kali pertama, kami keluar deerah membuka Rakerja Laskar Ganjar Puan di bumi raja-raja, semoga Ganjar Puan bisa menjadi raja di seluruh indonesia,” ungkap Timur kepada mediakarya, Selasa (18/1/2022).

Menurut Kiemas, Laskar Ganjar-Puan sudah ada di  22 DPD di Indonesia dan ini menandakan masyarakat menginginkan Ganjar Pramono dan Puan Maharani menjadi Presiden di periode  mendatang.

Baca Juga:  Pemkab Cirebon Komitmen Kawal Pemilu 2024 Berjalan Aman dan Damai

“Kami harap di bawah kepamimpinan Ketua Nurdin Latupono, DPD Laskar Ganjar Puan Maluku bisa memperjuangkan Ganjar-Puan di bumi raja-raja menjadi raja untuk indonesia 2024 mendatang,” ujar Kiemas.

“Perjuangan kami disini bergotong royong, jangan takut bergerak, terus solid bergerak, dibawah kepemimpinan Nurdin Latupono, semoga Ganjar-Puan jadi raja untuk Indonesia 2024,” sambung Kiemas.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina LGP, H. Mochtar Mohamad mengatakan, Maluku adalah tanah raja-raja di Indonesia Timur yang melahirkan banyak pejuang habat.

“Ini menandalkan rakyat Maluku maunya Ganjar –Puan, kami bangga di tanah raja-raja di Indonesia Timur tempatnya lahirnya para orang-orang hebat semoga LGP berdirih kokoh di tanah Maluku, dan menjadi awal baik kebangkitan indonesia manuju  keadilan social bagi seluruh rakya Indonesia,” kata pria yang akrab diaspa M2 ini.

M2 menjelaskan kenapa harus Ganjar Puan, karena latar belakang anak proklamator Indonesia Puan Maharani yang kini menjabat sebagai Ketua DPR RI merupakan cucu biologis Bung Karno yang bisa melanjutkan cita-cita masyarakat indonesia.

“Kenapa harus Ganjar Puan, karena Bungkarno adalah konseptor, desainer yang melahirkan proklamator Negara Kesatuan RI. Beliau di umur 16 tahun sudah mulai berkontempolasi pemikirannya memepersiapkan republik ini,” pungkas M2.**

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Miliki Basis Massa Akar Rumput, Partai Gerakan Rakyat Kini tak Lagi Dipandang Sebelah Mata
IAW Sebut Konflik Pulau Rempang Bukti Kegagalan Rezim Jokowi dalam Tata Kelola Agraria
Menanti Status Hukum Djan Faridz dalam Kasus Harun Masuku
Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang
Paska Kongres Jakarta, Pengurus Baru Garda Pemuda NasDem Nias Selatan Siap Rangkul Generasi Muda
Analis Politik Irwan Suhanto: Kasus Febrie Adriansyah Jangan Dijadikan Alasan Melemahkan Supremasi Sipil
Pakar Komunikasi Inii Ungkap Bahayanya Narsisisme Birokrasi
Menko Zulhas Jelaskan Kopdes Merah Putih Cuma Untung Rp 78 Ribu

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:13 WIB

Miliki Basis Massa Akar Rumput, Partai Gerakan Rakyat Kini tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:21 WIB

IAW Sebut Konflik Pulau Rempang Bukti Kegagalan Rezim Jokowi dalam Tata Kelola Agraria

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:05 WIB

Menanti Status Hukum Djan Faridz dalam Kasus Harun Masuku

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:37 WIB

Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:57 WIB

Paska Kongres Jakarta, Pengurus Baru Garda Pemuda NasDem Nias Selatan Siap Rangkul Generasi Muda

Berita Terbaru

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Foto: dok.Mediakarya

Headline

Menanti Status Hukum Djan Faridz dalam Kasus Harun Masuku

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:05 WIB