Harga Bahan Pokok Melambung, Masyarakat Kian Tercekik

- Editor

Rabu, 12 Januari 2022 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bahan kebutuhan pokok

Bahan kebutuhan pokok

JAKARTA, Mediakarya – Pemerintah diminta agar menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan pokok, dan distribusi pangan untuk mewujudkan kecukupan pangan yang aman dan bergizi bagi masyarakat. Hal itu berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

Aggota DPR RI Johan Rosihan menegaskan, atas amanat UU ini harusnya pemerintah menjadikan sektor pangan sebagai prioritas utama dalam pelayanan masyarakat.

Namun ia menyayangkan selama ini persoalan pangan, terutama meroketnya harga komoditas pangan terus terjadi setiap tahun tanpa bisa dikendalikan.

“Karena itu saya melalui Pimpinan (DPR) mendesak pemerintah untuk menyelesaikan persoalan harga pangan dan segala aspek tentang pangan secara lebih luas, lebih baik, sistematis, berpihak pada kepentingan petani dan seluruh rakyat,” kata Johan saat menyampaikan interupsi Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa, (11/1/2022).

Baca Juga:  Kapolri Resmi Copot Ferdy Sambo Sebagai Kadiv Propam

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menekankan, jangan mengelola urusan pangan berupa bisnis semata tetapi harus dengan pendekatan perlindungan terhadap masyarakat.

Mengutip pernyataan Presiden RI keempat Megawati Soekarno Puteri, Johan menyampaikan, 76 tahun Indonesia sudah merdeka, harusnya urusan pangan telah selesai dan tata kelola yang baik dari pemerintah, namun faktanya hal ini terus menjadi persoalan utama. Kondisi rakyat semakin sulit dan harga pangan terus mencekik.

“Oleh karenanya izinkan dalam forum terhormat ini melalui Pimpinan (DPR) saya mengusulkan agar ada porsi anggaran untuk stabilisasi harga bahan pokok dalam kerja besar penanganan Covid. Percuma kita vaksin, percuma kita berikan kegiatan-kegiatan lain, kalau rakyat lapar maka pandemi ini saya yakin tidak akan bisa kita tangani secara baik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Melalui Kemensos, OT Peduli Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa NTT
Maki-maki PKL di Muka Umum, Tri Adhianto Dituding Tengah Mengadopsi Gaya Kepemimpinan KDM
Ketika Republik Makin Lupa Warisan Konstitusi
Indonesia Perlu Perkuat Deteksi Dini Kebakaran Hutan dan Lahan, Teknologi Satelit dan Analitik Data Jadi Kunci
BPKN RI: Meski ada Satgas Keamanan Pangan, Negara Perlu Hadir atasi Keracunan MBG dan Cemaran Lainnya
4 Tips Presentasi Menarik untuk Gaet Banyak Klien di Era 360 Marketing
IPPS Indonesia: Masyarakat Jabar Butuh Lapangan Kerja Bukan Kepala Daerah Penuh Citra
Dinilai Sosok Humanis, Etos Indonesia Dukung Komjen Asep Edi Suheri Gantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Melalui Kemensos, OT Peduli Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa NTT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Maki-maki PKL di Muka Umum, Tri Adhianto Dituding Tengah Mengadopsi Gaya Kepemimpinan KDM

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:24 WIB

Indonesia Perlu Perkuat Deteksi Dini Kebakaran Hutan dan Lahan, Teknologi Satelit dan Analitik Data Jadi Kunci

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:46 WIB

BPKN RI: Meski ada Satgas Keamanan Pangan, Negara Perlu Hadir atasi Keracunan MBG dan Cemaran Lainnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:13 WIB

4 Tips Presentasi Menarik untuk Gaet Banyak Klien di Era 360 Marketing

Berita Terbaru

Pakar Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik, Dr. Adi Suparto

Opini

Karpet Merah Bukan untuk Anak Petani

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:53 WIB

Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar (kiri) bersama dengan Direktur OT Group, Dr. Yosua Jap, (kanan)

Ekonomi & Bisnis

Melalui Kemensos, OT Peduli Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa NTT

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:05 WIB