Seminar Disruptive Financial Industry Akan Bahas Strategi Cerdas Mengelola Keuangan

- Editor

Selasa, 1 Oktober 2024 - 21:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salira bekerjasama dengan BEM Sekolah Bisnis IPB menggelar seminar “Disruptive Financial Industry”.

Salira bekerjasama dengan BEM Sekolah Bisnis IPB menggelar seminar “Disruptive Financial Industry”.

JAKARTA: Ditengah gemuruh kehidupan urban yang tak pernah berhenti, banyak dari kita terjerat dalam siklus monoton yang membosankan. Ditambah lagi dengan Angka-angka mencengangkan menggambarkan realitas pahit: 85% lulusan S1 di Indonesia bersaing untuk satu posisi di antara dua puluh pelamar.

Terlebih, Gelombang pemutusan hubungan kerja di raksasa teknologi menjadi pengingat pahit bahwa masa depan karier konvensional tak lagi seaman yang dibayangkan.

Kemudian, yang lebih mencemaskan data menunjukkan bahwa 60% individu dari kelas menengah berisiko kehilangan status mereka dalam waktu lima tahun ke depan.

Ketergantungan pada pendapatan aktif menciptakan siklus mematikan, mendorong kita untuk terus berjuang dalam ketidakpastian yang menyesakkan.

Oleh karena itu, Salira bekerjasama dengan BEM Sekolah Bisnis IPB mencari solusi Transformasi Melalui Industri Keuangan yang Bagaikan Permata Tersembunyi.

Menyadari tantangan ini, Perwakilan dari Salira, Intan Syafrini mengatakan seminar yang akan diselenggarakan bersama BEM Sekolah Bisnis IPB bertema “Disruptive Financial Industry” adalah langkah berani dan angin segar menuju kebebasan kondisi kestabilan finansial ditengah-tengah issue yang kurang enak.

“Acara ini bentuk keresahan kita terkait literasi mengatur keuangan, dengan gerakan untuk membebaskan diri dari belenggu ketidakpastian dan mengeksplorasi potensi yang belum terungkap,” kata Intan dalam keterangan tertulisnya Selasa (1/10/2024).

Intan menuturkan, didalam seminar ini masyarakat bisa mendapatkan edukasi tentang Manajemen Keuangan yang Cerdas. Apa lagi pasca bangkit dari pandemi 2020 masyarakat mulai sadar bahwa ada satu langkah yang seharusnya kita sudah siapkan yaitu proteksi finansial.

“Pelajari seni merancang anggaran dan proteksi yang bukan hanya cerdas, tetapi juga menjadi opsi untuk keluar dari belenggu bayangan masyarakat kelas menengah yang turun level,” ucap Intan.

Tak hanya itu, edukasi tentang Pendapatan Pasif bisa didapatkan pada acara Disruptive Financial Industri ini. Seperti contoh menemukan cara membangun aliran pendapatan yang berkelanjutan.

“Tentunya ini memberi masyarakat lebih banyak waktu untuk mengejar hasrat dan impian yang selama ini terabaikan,” ujarnya.

Baca Juga:  Jalankan Program Transformasi 5.0 Sejak 2021, Bank DKI Torehkan Sejumlah Hasil Positif

Kemudian, masyarakat akan diberikan pemahaman dalam Strategi Perlindungan Finansial.
“Pahami cara melindungi diri dari risiko tak terduga dalam lingkungan ekonomi yang semakin volatile,” bebernya.

Seminar “Disruptive Financial Industry” diyakini bisa memberikan lebih dari sekedar pengetahuan.
Seminar ini adalah peluang emas untuk bergabung dalam Komunitas yang Mendukung untuk menemukan jaringan individu yang sevisi, berbagi pengalaman, dan saling menginspirasi dalam perjalanan menuju kemandirian finansial.

“Menemukan Peluang Bisnis yang Terbukti, mendapatkan akses ke peluang bisnis yang telah terbukti memberikan hasil nyata dan berpotensi menciptakan sumber pendapatan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam acara ini, masyarakat juga bisa mendengar langsung dari para praktisi. “Belajar langsung dari praktisi sukses yang telah berhasil menavigasi rintangan dalam dunia bisnis yang dinamis dan kisah nyata dari Pelaku Bisnis. Serta, mendengarkan kisah-kisah inspiratif dari pembicara yang telah berani mengambil langkah untuk mengejar mimpi mereka,” tutur Intan.

Perlu diketahui, seminar ini akan digelar pada Sabtu, 6 Oktober 2024 pembicara seminar “Disruptive Financial Industry” akan diisi oleh Harris Darwis, pendiri TAKA Craft, kini menapaki jalur industri keuangan yang menjanjikan dengan pendapatan mencapai 2 miliar per tahun. Bersama istrinya, Intan Hadiyanti, mereka akan membagikan perjalanan membangun bisnis berkelanjutan di tengah persaingan yang ketat.

Kemudian Bebe Wahyu, seorang seniman grafis berbakat pemenang AMI Awards dan berkolaborasi dengan pasar internasional seperti Sony Music Germany, Rabbit Hole USA, dan SUG Gallery UK. Bersama istrinya, Intan Syafrini, lulusan Branding Marketing di Shanghai Jianqiao University, akan berbagi bagaimana kreativitas dan kewirausahaan dapat bersinergi untuk menciptakan peluang baru di sektor keuangan.

Salira bersama dengan BEM Sekolah Bisnis IPB mengajak masyarakat untuk bergabung dalam seminar ini demi langkah pertama menuju masa depan yang lebih cerah Daftar di sini: https://forms.gle/eXwd47Djvyj978Aw7

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Material Proyek Revitalisasi SMAN 2 Mazo Senilai Rp872 Juta Diduga Tidak Penuhi Standar
Penempatan Personel Berdasarkan Meritokrasi, GNK Apresiasi Kinerja SDM Polri
BPKN Desak Penindakan Tegas Beras Fortifikasi Bermasalah, Konsumen Harus Dilindungi
Pencopotan Purbaya dari Jabatan Menkeu Langgar Etika Bernegara
Sekolah dan Guru Adu Inovasi AI di Acer Smart School Awards 2026, Hadiah Rp600 Juta
Penyidik Jampidsus Geledah 2 Ruangan Di Bapenda Kota Bekasi, Sejumlah Berkas Turut Dibawa
Dapur MBG Bermasalah, Guru dan Wartawan Jadi Pihak Tertuduh
Perkuat Perlindungan Wisatawan dan Pariwisata Nasional, BPKN Dukung Asuransi Wajib Turis Asing

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 12:27 WIB

Material Proyek Revitalisasi SMAN 2 Mazo Senilai Rp872 Juta Diduga Tidak Penuhi Standar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:20 WIB

Penempatan Personel Berdasarkan Meritokrasi, GNK Apresiasi Kinerja SDM Polri

Jumat, 18 September 2026 - 08:06 WIB

BPKN Desak Penindakan Tegas Beras Fortifikasi Bermasalah, Konsumen Harus Dilindungi

Jumat, 18 September 2026 - 06:35 WIB

Pencopotan Purbaya dari Jabatan Menkeu Langgar Etika Bernegara

Kamis, 17 September 2026 - 23:17 WIB

Sekolah dan Guru Adu Inovasi AI di Acer Smart School Awards 2026, Hadiah Rp600 Juta

Berita Terbaru

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Ist)

Opini

Purbaya dalam Kepungan “Serigala” Birokrasi

Sabtu, 19 Sep 2026 - 14:32 WIB

Teddy Indra Wijaya saat saat mengusir sejumlah direksi pengelola sektor tranportasi dalam acara Peresmian LRT jurusan Manggarai-Kelapa Gading pada 16 September 2026.

Opini

Semakin di Depan Teddy Semakin Tak Tahu Diri

Sabtu, 19 Sep 2026 - 10:17 WIB