Wow, Lembaga Survei Ini Tempatkan Bahlil Posisi Kedua Menteri Terbaik di Pemerintahan Prabowo

- Penulis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 05:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Lembaga survei Index Politica merilis hasil survei nasional bertajuk “Satu Tahun Kinerja Presiden dan Menteri Kabinet Merah Putih Pemerintahan Prabowo–Gibran”.

Survei yang dilakukan pada 01 sd 10 Oktober 2025 ini melibatkan 1600 responden di 27 provinsi dengan metode multistage random sampling, margin of error ±3%, dan tingkat kepercayaan 95%.

Hasilnya, 83,5 persen masyarakat menyatakan puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto selama satu tahun memimpin pemerintahan. Sementara itu, 90,8 persen responden mengaku mengetahui berbagai kegiatan dan kebijakan Presiden melalui pemberitaan media massa termasuk media sosial.

“Data ini menunjukkan tingkat kepuasan publik yang sangat tinggi terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo dan eksposur positif di media massa yang sangat kuat dan positif,” ujar Direktur Riset Index Politica, Fadhly Alimin Hasyim, dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Senin (13/10).

Sedang dalam kategori menteri terbaik yaitu:

  1. Purbaya Yudhi Sadewa, PHD– Menteri Keuangan RI dengan program stimulus 200 Triliun ke bank himbara dan BSI
  2. Bahlil Lahadalia, M.Si – Menteri ESDM RI dengan program peningkatan lifting minyak dan Biodiesel 45
  3.  Jenderal (Purn) Sjafri Sjamsoedin – Menteri Pertahanan dengan program transfer teknologi kapal selam scorpen, drone dan pesawat tempur
  4. Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd – Menteri Kemendugbangga/BKKBN dengan penurunan jumlah stunting balita
  5. Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc., M.A dengan program revitalisasi irigasi dan bendungan
  6. Dr. Amran sulaiman Menteri Pertanian RI dengan program swasembada beras dan jagung
  7. Dr. Nasaruddin Umar, M.A – Menteri Agama dengan program penurunan biaya haji

Selain itu, 87,5 persen responden menyatakan mengetahui aktivitas dan kebijakan para menteri, menandakan bahwa kinerja kabinet mendapat perhatian luas dan selalu di pantau publik. Faktor utama masyarakat dalam menilai figur menteri meliputi keberhasilan program (41,5%), keramahan dan kesantunan (17,5%), serta pemberitaan positif di media (16,2%).

Baca Juga:  Bareskrim Asistensi Penuntasan Kasus Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol

“Kami berharap hasil survei ini menjadi masukan konstruktif bagi presiden prabowo subianto khususnya menteri di kabinet merah putih untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” tambah Fadhly.

Survei ini menjadi refleksi satu tahun perjalanan pemerintahan Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta menjadi barometer awal arah kebijakan pemerintahan ke depan.

Melawan Arus Publik

Survei tersebut menimbulkan pertanyaan publik. Betapa tidak, di tengah sederet kontroversi yang dilekatkan pada Bahlil Lahadalia, dari soal kelangkaan gas melon, kasus Rempang, gelor doktor UI yang masih jadi polemik, hingga kelangkaan BBM di SPBU swasta. Bahkan dalam kiprahnya di panggung politik, Bahlil kerap disebut sebagai kepanjangan tangan Joko Widodo alias Geng Solo.

Analis Institute for Public Policy Studies (IPPS) Yusuf Blegur mempertanyakan objektifitas lembaga survei Index Politica. Menurutya, masyarakat Indonesia tidak bodoh. Jika mengamati di media sosial, netizen Indonesia kerap membongkar bagaimana sepak terjang Bahlil. Di mana hampir 90 persen menilainya negatif.

“Jika ada lembaga survei yang menempatkan Bahlil di posisi kedua sebagai menteri terbaik di kabinet Merah Putih, tentu survei ini hanya menjadi tertawaan publik. Di medsos saja dibully habis habiskan, lantas apa indikatornya sehingga Bahlil sebagai salah satu menteri terbaik,” kata Yusuf.

Dia juga menilai sah-sah saja sebuah lembaga survei mengklaim Bahlil memiliki kinerja yang bagus. Tapi setidaknya harus melihat fakta di lapangan.

“Publik tentu mempertanyakan kredibilitas lembaga survei Index Politica. Pada akhirnya masyarakat dapat menyimpulkan motif di balik lembaga survei itu yang menempatkan Bahlil di urutan kedua tingkat kepuasan masyarakat pada Kabinet Prabowo. Kalau saya lihat itu  hanya lucu-lucuan saja,” pungkas Yusuf.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

AMPH RI Laporkan Kejari Sukabumi ke Kejagung dan Ajukan Perlindungan ke LPSK Terkait Dugaan Korupsi
Anies Tak Pernah Jalan Mundur
Kemenag: Tidak Ada Toleransi Bagi Pelaku Kekerasan Seksual di Pesantren
Menlu Iran dan Menlu Inggris Bahas Stabilitas Kawasan Teluk
Puluhan Penumpang Kapal Pesiar Mewah MV Hondius Terinveksi Virus Mematikan
Menaker Nilai BLK Kini Tak Sekadar Tempat Pelatihan, tapi Juga Inkubator Bisnis
Kader Posyandu Harus Dilibatkan dalam Program MBG
Terkait Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, KAI Mengajak Publik Menunggu Hasil Investigasi Resmi KNKT
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:20 WIB

AMPH RI Laporkan Kejari Sukabumi ke Kejagung dan Ajukan Perlindungan ke LPSK Terkait Dugaan Korupsi

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:17 WIB

Anies Tak Pernah Jalan Mundur

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:11 WIB

Kemenag: Tidak Ada Toleransi Bagi Pelaku Kekerasan Seksual di Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:16 WIB

Menlu Iran dan Menlu Inggris Bahas Stabilitas Kawasan Teluk

Minggu, 10 Mei 2026 - 05:56 WIB

Menaker Nilai BLK Kini Tak Sekadar Tempat Pelatihan, tapi Juga Inkubator Bisnis

Berita Terbaru

Anies Baswedan (Ist)

Headline

Anies Tak Pernah Jalan Mundur

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:17 WIB

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper  (Foto: Ist)

Headline

Menlu Iran dan Menlu Inggris Bahas Stabilitas Kawasan Teluk

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:16 WIB