Yenny Wahid Dorong Pemerintah Evakuasi WNI di Gaza

- Editor

Rabu, 11 Oktober 2023 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Harnasnews – Direktur Eksekutif Wahid Institute, Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid, meminta pemerintah Indonesia segera melakukan evakuasi terhadap warga negara Indonesia (WNI) di Gaza akibat adanya perang Palestina dan Israel.

“Pemerintah Indonesia harus segera evakuasi WNI di Gaza dengan segala cara. Harus utamakan keselamatan WNI disana, karena diprediksi perang kali ini akan berlangsung lama,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Ia juga meminta pemerintah agar mendorong ada jalur aman, agar bisa dilakukan evakuasi terhadap warga Palestina dan warga lainnya yang terjebak di Gaza.

“Dua juta penduduk Gaza saat ini terancam kelaparan dan penyakit, karena semua jalur masuk dan keluar diblokade oleh Israel,” ungkapnya, dilansir dari antara.

Ia berharap pemerintah mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa logistik makanan, minuman dan obatan-obatan kepada warga sipil yang telah menjadi korban di Palestina.

Baca Juga:  Mendagri Minta Diklatsar Menwa tak Lagi Munculkan Korban

“Konflik dan perang antara Palestina dan Israel harus segera diakhiri. Pemerintah Indonesia harus segera mendorong perdamaian antar kedua negara di Dewan Keamanan PBB,” harap putri Presiden Indonesia ke-4 KH Abdurrahman Wahid itu.

Ia juga mendorong pemerintah agar menyerukan pentingnya perdamaian dengan konsep solusi dua negara yang berdaulat dan merdeka. Hal ini dilakukan agar korban kemanusiaan tidak terus bertambah akibat konflik yang berkepanjangan.

“Pemerintah harus memanfaatkan posisinya saat ini, dimana Indonesia baru saja kembali terpilih menjadi anggota Dewan Keamanan PBB, untuk melakukan lobi soal ini,” katanya. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Bos Charta Politika Ungkap Dipanggil Prabowo Lewat Seskab Teddy, Tolak Tawaran Jabatan
Mandat Rakyat vs Arogansi Jabatan, Ganjar dan KDM Beda Sikap Hadapi Kritik Warga
Haidar Alwi Apresiasi Langkah KSP Listyo Sigit  Tempatkan Lapangan Kerja dan Cegah PHK di Jantung Industrialisasi Nasional
Daksinapati UI: Topografi Hukum Berubah, Era Geng Solo Tak Kebal Hukum Berakhir
MUI dan Kemenag Didesak Boikot Ceramah Alwi Assegaf: Dakwahnya Transaksional, Nodai Agama
Ahmad Safrudin Desak Alih Fungsi Hutan dan Gambut Dihentikan, Karhutla Ancam Kesehatan dan Iklim
Kelangkaan BBM Di Bali, Warga Kota Bekasi Khawatir
Beli Rumah Lunas dan Bersertifikat Resmi, Aset Klien Yuli Yanti Hutagaol Malah Disita Bank Mayapada

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Mandat Rakyat vs Arogansi Jabatan, Ganjar dan KDM Beda Sikap Hadapi Kritik Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Haidar Alwi Apresiasi Langkah KSP Listyo Sigit  Tempatkan Lapangan Kerja dan Cegah PHK di Jantung Industrialisasi Nasional

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:15 WIB

Daksinapati UI: Topografi Hukum Berubah, Era Geng Solo Tak Kebal Hukum Berakhir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:15 WIB

MUI dan Kemenag Didesak Boikot Ceramah Alwi Assegaf: Dakwahnya Transaksional, Nodai Agama

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Ahmad Safrudin Desak Alih Fungsi Hutan dan Gambut Dihentikan, Karhutla Ancam Kesehatan dan Iklim

Berita Terbaru

Opini

Gerakan Rakyat Lebih dari Sekadar Partai Politik

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:35 WIB

Mikhail Adam, Peneliti Ekopol di Nusantara Centre (Foto: Ist)

Opini

Ekopol Konstitusi Itu Peta Jalan Kedaulatan Kita

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:42 WIB