Etos Indonesia: Perjudian di Kota Batam Sudah Menggila

- Penulis

Senin, 4 April 2022 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arena perjudian di Kota Batam (Foto: Istimewa)

Arena perjudian di Kota Batam (Foto: Istimewa)

BATAM, Mediakarya – Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute, Iskandarsyah mengatakan, maraknya praktik perjudian di Gelanggang Permainan (Gelper) dan Kasino di Batam, Kepulauan Riau dinilai bukan barang baru. Oleh karena itu sikap tegas dan keseriusan aparat penegak hukum dalam memberantas judi di Kota Batam sangat dinanti masyarakat.

“Judi bukan barang baru dan bukan barang yang dianggap aneh di sana. Saya hampir setahun melihat disana (Batam), dan masifnya bisnis judi seperti kawasan Nagoya, Penuin dan juga di Nagoya Hill Mall memang sangat menggiurkan di sela-sela bisnis hiburan lainnya, di antaranya diskotik dan prostitusi,” ujar Iskandar dalam keterangannya, Senin (4/4/2022).

Pihaknya juga menduga bahwa praktik judi yang terjadi di Batam melibatkan banyak oknum. Selain itu, beroperasi hingga 24 jam, bahkan di saat bulan suci Ramadhan tetep buka.

“Ini tentunya sangat menciderai kesucian bulan ramadhan. Karena Batam itu bukan Las Vegas. Jadi aparat tidak boleh tutup mata dan harus segera menutup secara permanen praktik judi di Batam,” tegasnya.

Kata Iskandar, untuk menertibkan praktik judi gelanggang permainan (Gelper) kasino, rolet maupun jenis judi lainnya di Batam, perlu goodwill dari pemerintah. Bila perlu presiden turun tangan.

“Kalau memang mau ditertibkan, pemerintah harus melibatkan semua pihak. Bila perlu presiden memerintahkan Kapolri dan Panglima TNI untuk memberantas praktik judi di Batam. Sehingga wilayah tersebut bisa clear dari praktik judi yang sudah meresahkan masyarakat itu,” tandas Iskandar.

Baca Juga:  PKS Lakukan Persiapan untuk Pemilu 2024

Iskandar mengaku miris melihat fenomena judi di Kota Batam tersebut. Bahkan anak-anak di bawah umur, bermain judi bukan hal yang aneh. Ironisnya lagi, arena permainan anak-anak ‘Dunia Fantasi’ dijadikan tempat perjudian.

Hingar bingar kota hiburan sekelas Batam yang tak terlalu jauh dengan negara tetangga seperti Singapore dan Malaysia, segala sesuatu yang merusak generasi bangsa ini sangat mungkin.

“Disini perlu penanganan serius pemerintah. Karena kalau ini dibongkar, kami menduga banyak oknum yang terlibat dan banyak pula yang ‘dapurnya’ terancam,” kata Iskandar.

Kendati demikian, Iskandar juga mengingatkan agar negara tidak boleh kalah dengan bandar-bandar besar judi.

Menurutnya, menjamurnya lokalisasi judi di Kota Batam saat ini sudah tak terkendali, bahkan masyarakat awam mengira bahwa judi di kawasan tersebut sudah dilegalkan, seperti dua negara tetangga Indonesia, yakni Singapore dan Malaysia.

“Sekali lagi, kita tantang pemerintah untuk benahi ini. Mau ditertibkan atau generasi-generasi kita di sana nantinya dibiarkan hancur,” kata Iskandar.

Iskandar pun mendesak agar pemerintah tidak boleh diam dalam menyikapi persoalan tersebut. Untuk itu Polri maupun TNI harus bersatupadu memberantas praktik judi di kota Batam sehingga kawasan tersebut terbebas dari tempat perjudian.

“Bahkan jika ada anggotanya yang ikut membekingi, jangan segan-segan untuk memberikan sanksi tegas,” tandas Iskandar. ***

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kedewasaan Berpolitik, Pemimpin Yaman Bersatu Lewat Jalan Damai
Pemkab. Nias Selatan : Bukti Lunas PBB dan PKB Jadi Syarat Pelayanan Publik
PGR Bali Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan, Junjung Pancasila, dan Hormati Kearifan Lokal
Yayasan di Bekasi Minta Dedi Mulyadi Bantu Kosongkan Lahan yang Dipakai Kantor RW
Kasus Dugaan Korupsi Pompanisasi SDA DKI Mandek, Tri Nusa Soroti Kinerja Penegak Hukum
Spesialis Analisis Kontra Intelijen Ungkap Kasus Dugaan Suap di DJBC Melompat dari Fakta Persidangan
Anggota Komisi III DPR RI: Reformasi Penegakan Hukum Suatu Keniscayaan
Fakta Persidangan Dugaan Penipuan Food Tray Terungkap, Kuasa Hukum Sebut dr. Silvi Korban Skema Money Game
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:49 WIB

Kedewasaan Berpolitik, Pemimpin Yaman Bersatu Lewat Jalan Damai

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:05 WIB

PGR Bali Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan, Junjung Pancasila, dan Hormati Kearifan Lokal

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:22 WIB

Yayasan di Bekasi Minta Dedi Mulyadi Bantu Kosongkan Lahan yang Dipakai Kantor RW

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:18 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Pompanisasi SDA DKI Mandek, Tri Nusa Soroti Kinerja Penegak Hukum

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:57 WIB

Spesialis Analisis Kontra Intelijen Ungkap Kasus Dugaan Suap di DJBC Melompat dari Fakta Persidangan

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: Ist)

Opini

Mengakhiri Paradoks Ekonomi Dengan Akselerasi Pemerataan

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:11 WIB

Nabila Fenelia resmi dinobatkan sebagai Miss Tourism Universe 2026 dalam grand final yang berlangsung meriah di Jakarta.

Entertainment

Nabila Fenelia Resmi Dinobatkan sebagai Miss Tourism Universe 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:30 WIB