Program Irigasi Kementan Diapresiasi, KAMMI Siap Turunkan 40 Ribu Kader Dukung Swasembada Pangan

- Penulis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) PP KAMMI, Aulia Furqon

Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) PP KAMMI, Aulia Furqon

MALANG, Mediakarya — Upaya Kementerian Pertanian (Kementan) dalam memperkuat pengelolaan lahan dan sistem irigasi pertanian mendapat apresiasi dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). Organisasi mahasiswa tersebut menyatakan kesiapan menurunkan sekitar 40 ribu kader untuk mengawal dan mendukung agenda swasembada pangan nasional.

Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) PP KAMMI, Aulia Furqon, menilai terobosan Kementan di bawah kepemimpinan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman telah menunjukkan dampak nyata di lapangan, khususnya melalui kinerja Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (Ditjen LIP).

“Dalam waktu yang relatif singkat, kurang lebih satu tahun, Ditjen LIP melalui program 10.000 irigasi perpompaan dan 4.000 irigasi perpipaan telah membuka harapan baru. Program ini mendorong optimisme generasi muda untuk kembali terlibat di sektor pertanian,” ujar Aulia dalam LIP Podcast di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang, Jawa Timur, Jumat (26/12/2025).

Menurutnya, keberhasilan swasembada pangan sangat ditentukan oleh kesiapan infrastruktur dasar, terutama lahan dan irigasi. Tanpa dukungan air yang memadai dan sistem irigasi yang berfungsi optimal, peningkatan produksi pangan tidak akan berkelanjutan.

“Lahan dan irigasi adalah fondasi. Tidak ada produksi tanpa air, tidak ada keberlanjutan tanpa konservasi, dan tidak ada regenerasi petani tanpa inovasi cerdas yang mampu menarik minat anak muda,” tegasnya.

Baca Juga:  Kemenhub Bersama Polda Bali Koordinasi Persiapan Jelang KTT G20

Dalam kesempatan tersebut, Aulia menegaskan komitmen KAMMI untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan program pangan nasional. Dengan jaringan kader yang tersebar di seluruh Indonesia, KAMMI siap terlibat langsung di lapangan mendukung berbagai program Kementan.

“Kami memiliki sekitar 40 ribu kader dan siap bergerak bersama pemerintah. Berapa pun yang dibutuhkan untuk turun ke lapangan, kami siap mendukung swasembada pangan,” ujarnya.

KAMMI juga mengapresiasi langkah strategis Menteri Pertanian yang berani menempuh kebijakan penguatan produksi nasional, termasuk menahan impor dan menetapkan harga pembelian gabah sebagai upaya melindungi petani.

“Keberanian mengambil kebijakan tidak impor dan penetapan harga pembelian pemerintah merupakan langkah awal yang penting untuk membenahi persoalan harga di tingkat petani,” kata Aulia.

Ia menutup dengan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan semangat gotong royong dalam menjaga keberlanjutan kebijakan pangan nasional.

“Agenda swasembada pangan tidak bisa dikerjakan sendiri. Semua pihak harus terlibat, dan mahasiswa siap mengambil peran,” pungkasnya. (hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Iskandar Sitorus Bantah Tudingan Jubir KPK, Praktisi Hukum Minta Kedepankan Fakta
Dukung Penegakan Hukum di KPK, Iskandar Bantah Lakukan Obstruction of Justice
IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC
Keren, Kolaborasi Bank Jakarta dan Bapenda DKI di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak
Wacana Ubah DSI Jadi BLU, Mantan Jenderal Ini Usulkan Lahirnya Otoritas Analisis Perdagangan Komoditas Nasional
BGN di Pusaran Korupsi: Pembersihan Nyata atau Sekadar Rebranding?
STY Latih Persija, Pras: Itu Pelatih Bagus
Konsolidasi BUMN Gula dan Jerit Petani Tebu
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:08 WIB

Iskandar Sitorus Bantah Tudingan Jubir KPK, Praktisi Hukum Minta Kedepankan Fakta

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:48 WIB

Dukung Penegakan Hukum di KPK, Iskandar Bantah Lakukan Obstruction of Justice

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:00 WIB

Keren, Kolaborasi Bank Jakarta dan Bapenda DKI di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:38 WIB

Wacana Ubah DSI Jadi BLU, Mantan Jenderal Ini Usulkan Lahirnya Otoritas Analisis Perdagangan Komoditas Nasional

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:59 WIB

BGN di Pusaran Korupsi: Pembersihan Nyata atau Sekadar Rebranding?

Berita Terbaru