GRAM Tantang PJ Bupati Aceh Utara Buktikan Janjinya

- Editor

Rabu, 3 Agustus 2022 - 06:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Gerakan Masyarakat Aceh Membangun (GRAM) Muhammad Azhar

Ketua Gerakan Masyarakat Aceh Membangun (GRAM) Muhammad Azhar

LHOKSUKON, Mediakarya – Usai dilantik sebagai PJ Bupati Aceh Utara Azwardi, langsung melakukan beberapa kunjungan ke pedalaman Aceh Utara untuk melihat realitas di lapangan.

Dimana PJ Bupati Aceh Utara Pada Senin lalu (01/08) mengunjungi Kecamatan Sawang untuk melihat beberapa rumah tidak layak huni.

Dalam kunjungannya, PJ Bupati Aceh Utara mengajak para stakeholder untuk memprioritaskan pemanfaatan dana desa untuk percepatan pertumbuhan ekonomi gampong.

Azwardi mengatakan, pemanfatan dana gampong melalui BUMG harus tepat sasaran, artinya menyentuh usaha masyarakat.

“Sehingga usaha ekonomi lemah segera bangkit dan mampu meningkatkan ekonomi gampong dan masyarakat. Dan juga menekankan sistim pendataan sosial kependudukan yang akurat, sehingga dapat menjadi acuan dalam setiap perencanaan pembangunan,” kata Azwardi, dalam keterangannya Selasa (2/8/2022).

Menanggapi langkah yang dilakukan oleh PJ Bupati Aceh Utara, Ketua Gerakan Masyarakat Aceh Membangun (GRAM) Muhammad Azhar meminta PJ Bupati jangan hanya terpaku pada penggunaan dana desa.

“Namun kami juga berharap agar PJ Bupati dapat memanfaatkan Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Utara difokuskan kepada peningkatan ekonomi dan penuntasan kemiskinan,” terang Azhar kepada media ini pada Selasa (02/08/2022).

Dirinya juga mencotohkan, dimana banyak program pemerintah yang bersumber dari APBK digunakan tidak tepat sasaran. Padahal, seharusnya pemerintah lebih ketat dalam melakukan pengawasan.

“Para SKPK jangan hanya duduk manis menerima data yang tidak valid. Hari ini kalau kita tanyakan berapa jumlah data warga miskin yang real, mereka pasti kalang kabut,” sebut Azhar

Azhar juga mempertanyakan banyak dinas-dinas melakukan kegiatan atau pertemuan-pertemuan di Lhokseumawe. Seharusnya mereka harus lebih fokus untuk peningkatan di wilayah Ibukota Aceh Utara, jangan beralasan bahwa Lhoksukon tidak ada lokasi.

Baca Juga:  Polri Pecat Bripda Randy Bagus Kasus Mahasiswi Bunuh Diri

Padahal sebelumnya PJ Bupati mengatakan bahwa dirinya akan merubah wajah Aceh Utara dari kemiskinan. Sementara realita di lapangan berlainan dengan perkataan sang PJ Bupati.

“Sebegai contoh kecil saja, banyak pertemuan-pertemuan dinas Aceh Utara yang dilakukan di Kota Lhokseumawe, bahkan mirisnya pertemuan tersebut dilakukan di hotel-hotel swasta di Kota Lhokseumawe, ini merupakan sebuah bukti nyata bahwa perkataan PJ Bupati Aceh Utara hanya ngomong doank,” tandasnya.

Menyrut dia, jika PJ benar-benar ingin merobah wajah Aceh Utara dari kemiskinan, kenapa acara-acara tersebut tidak diadakan di Aceh Utara?

Setidaknya dengan dilakukan kegiatan pemerintahan di Lhoksukon (Aceh Utara) dapat meningkatkan perputaran ekonomi di Aceh Utara dan dapat meningkatkan PAD Aceh Utara itu sendiri.

“Hari ini pemerintah Aceh Utara membangun perputaran ekonomi di luar Aceh Utara sementara di media ngomongnya membangun ekonomi Aceh Utara,” ucapnya.

Untuk itu, Azhar mendesak PJ Bupati Aceh Utara lebih fokus pada penuntasan kemiskinan dan juga peningkatan ekonomi masyarakat, serta perbaikan data, dan bukan hanya membangun pencitraan semata.

“PJ Bupati harus segera melakukan evaluasi terhadap kinerja para SKPK dan juga data yang telah disodorkan serta juga publikasi berapa data real kemiskinan Aceh Utara. Kalau memang niat PJ ingin membangun Aceh Utara ke arah lebih baik,” tutup Azhar. (LIk)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Jadi Peran Guru di Film ‘Ageman’, Kadis PPPA Lampung Soroti Bahaya Bullying 
Dinamika Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Analis Ini Ingatkan Potensi Perpecahan
Elektabilitas Golkar Disalip Gerindra dan PDIP, Inisiator GNK: Saatnya DPP Berbenah
26 Pelanggar Syariat Ditertibkan di Milad ke-800 Aceh Utara, Ini Langkah Satpol PP/WH
Jelang Musda, Internal Golkar Kota Bekasi Memanas, Etos Indonesia: Jangan Beri Ruang Politisi “Bar-Bar’ Tumbuh
DPRD Kabupaten Nias Selatan Sahkan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026
Beri Sinyal Dukungan Kepada Ranny Fahd, Tokoh Senior Golkar Kota Bekasi Gelar Pertemuan
Rayakan HUT Ke-25 Tahun di Senayan, Oki Fahreza Pastikan Demokrat Solid Dukung Pemerintahan Prabowo

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 08:10 WIB

Jadi Peran Guru di Film ‘Ageman’, Kadis PPPA Lampung Soroti Bahaya Bullying 

Minggu, 13 September 2026 - 07:13 WIB

Dinamika Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Analis Ini Ingatkan Potensi Perpecahan

Jumat, 11 September 2026 - 17:10 WIB

Elektabilitas Golkar Disalip Gerindra dan PDIP, Inisiator GNK: Saatnya DPP Berbenah

Jumat, 11 September 2026 - 13:25 WIB

26 Pelanggar Syariat Ditertibkan di Milad ke-800 Aceh Utara, Ini Langkah Satpol PP/WH

Jumat, 11 September 2026 - 11:19 WIB

Jelang Musda, Internal Golkar Kota Bekasi Memanas, Etos Indonesia: Jangan Beri Ruang Politisi “Bar-Bar’ Tumbuh

Berita Terbaru

Yusuf Blegur, Direktur eksekutif IPPS Indonesia (Foto:  dok. Mediakarya)

Opini

Korupsi dan Keracunan Ala MBG

Minggu, 13 Sep 2026 - 09:44 WIB

Ilustrasi food tray MBG. (Foto: Ist)

Nasional

Marak Keracunan MBG, Anggota DPR Ini Soroti Keberadaan SPPG

Minggu, 13 Sep 2026 - 07:57 WIB