Hanya Dapat 1 Dukungan Ketua DPC, Santoso Terancam Tidak Bisa Nyalon di Musda Demokrat DKI

- Editor

Jumat, 26 November 2021 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPD PD DKI, Achmad Nawawi

Wakil Ketua DPD PD DKI, Achmad Nawawi

JAKARTA, Mediakarya – Ketua DPD PD DKI, Santoso terancam tidak bisa mendapatkan tiket untuk maju sebagai calon ketua DPD periode 2021-2026.
Hal itu disesuai dengan aturan yang dikeluarkan DPP PD tentang pencalonan Ketua DPD.

Dalam aturanya, syarat dukungan bagi calon Ketua DPD PD DKI di Musda minimal mendapatkan dukungan 20 persen.

“Yang saya tahu, calon ketua harus memiliki sekurang-kurangnya memiliki 20 persen dukungan. Kalau pemilik suara 8, setidaknya harus dapat dukungan 2 DPC,” ujar wakil Ketua DPD PD DKI, Achmad Nawawi kepada Mediakarya, Jumat (26/11).

Seperti diketahui, DPD sudah menjadwalkan 1 Desember 2021 mendatang pelaksanaan Musda PD DKI. “Sudah dijadwalkan dalam rapat pekan lalu. Pelaksanaan Musda PD DKI 1 Desember 2021. Hanya saja tempat pelaksaan masih bersifat tentatif. Karena ada dua pilihan, di hotel atau kantor DPD,” katanya.

Baca Juga:  Budiman Sudjatmiko: Keanekaragaman Indonesia Akan Dicari-cari dunia Pada Era Serba Seragam Di Tahun 2045

Lebih lanjut, anggota DPRD DKI tiga periode itu berharap agar ketua DPD mendatang bisa membawa partai dicintai masyarakat dan memenangkan pileg 2024.

“Untuk itu ketua DPD harus memiliki management kuat di provinsi hingga akar rumput. Karena organisasi tingkat provinsi itu tidak mudah. Managemen partai politik harus dikuasai betul. Minimal mampu memanage pengurus harian. Mengerti program yang diinginkan rakyat dan mampu berkomunikasi dengan smua pihak,” tutupnya. (Yan)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dua Kontingan Muaythai Kota Bekasi Lolos Final, Gasak Kabupaten Bekasi Dan Depok
IPPS Desak Polri Segera Umumkan Dugaan Keterlibatan Ketum Parpol Yang Terseret Kasus Penyadapan Presiden
Praktisi Hukum Herdiyan Saksono Bedah Skandal Penyadapan Ilegal Pejabat Tinggi: Puncak Gunung Es Rusaknya Demokrasi
Atlit Nasional Peraih Emas PON Di KO Atlet Muaythai Kota Bekasi
BTS 4G di Wilayah 3T Mulai Beroperasi, Kontraktor Klaim Tagihan Ratusan Miliar Belum Dibayar
Dukung Penerimaan Negara Melalui Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perusahaan, PAM Jaya Raih Penghargaan di Tax Gathering 2026
Sekjen PDIP Apresiasi Kapolri Jenderal Suyudi, Penyadapan Presiden Prabowo Itu Pelanggaran HAM Berat dan Makar
Mahfud MD Tegaskan Pasal Makar Mengintai Mantan Kapolri, Bisa Hukuman Mati!

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:43 WIB

Dua Kontingan Muaythai Kota Bekasi Lolos Final, Gasak Kabupaten Bekasi Dan Depok

Kamis, 5 November 2026 - 13:44 WIB

Praktisi Hukum Herdiyan Saksono Bedah Skandal Penyadapan Ilegal Pejabat Tinggi: Puncak Gunung Es Rusaknya Demokrasi

Kamis, 5 November 2026 - 09:00 WIB

Atlit Nasional Peraih Emas PON Di KO Atlet Muaythai Kota Bekasi

Rabu, 4 November 2026 - 17:34 WIB

BTS 4G di Wilayah 3T Mulai Beroperasi, Kontraktor Klaim Tagihan Ratusan Miliar Belum Dibayar

Rabu, 4 November 2026 - 13:31 WIB

Dukung Penerimaan Negara Melalui Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perusahaan, PAM Jaya Raih Penghargaan di Tax Gathering 2026

Berita Terbaru