Presiden Iran Masoud Pezeshkian Serukan Persatuan Islam Larang Negara Muslim Jadi Pangkalan Militer AS

- Editor

Jumat, 28 Agustus 2026 - 02:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Iran Masoud Pezeshkian

Presiden Iran Masoud Pezeshkian

Media Karya.id – Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyerukan persatuan negara-negara Muslim di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat dan Israel.

Ia menegaskan, wilayah negara Muslim tidak boleh dijadikan pangkalan atau jalur untuk menyerang negara Muslim lainnya.

Pernyataan itu disampaikan Pezeshkian saat berpidato pada Konferensi Persatuan Islam Internasional ke-40 di Teheran, Rabu.

Menurut Pezeshkian, keamanan suatu negara tidak seharusnya dibangun dengan menciptakan ketidakamanan bagi negara tetangganya.

Dirinya juga menekankan pentingnya negara-negara Muslim menjaga hubungan bertetangga dan tidak membiarkan wilayah mereka dimanfaatkan untuk kepentingan konflik.

“Tidak ada negara Muslim yang boleh mengejar keamanannya karena ketidakamanan negara tetangganya,” kata Pezeshkian, sebagaimana dikutip media pemerintah Iran.

Ia kemudian mempertegas pesannya dengan mengatakan, “Tidak ada wilayah negara Muslim yang boleh digunakan untuk melawan negara Muslim lainnya.”

Pernyataan tersebut muncul ketika Iran menghadapi tekanan dan konfrontasi dengan Washington dan Israel. Pezeshkian menegaskan bahwa Iran tidak memulai perang di kawasan, tetapi akan tetap mempertahankan diri jika menghadapi agresi.

Baca Juga:  Gadis Cilik Ini Miliki Kecerdasan Lebihi Albert Einstein

“AS dan entitas Zionis melancarkan perang terhadap Iran,” ujarnya.

Dalam pidatonya yang disiarkan televisi, Pezeshkian kembali menyerukan persatuan di antara negara-negara Muslim meskipun terdapat perbedaan politik, kepentingan, maupun pandangan di antara mereka.

Ia juga menolak anggapan bahwa Iran berada dalam posisi lemah menghadapi tekanan tersebut.

“Iran berdiri teguh melawan agresi AS-Israel,” kata Pezeshkian.

“Iran tidak berada dalam posisi lemah dan tahu cara mempertahankan diri,” tambahnya.

Pezeshkian menilai persatuan dunia Muslim menjadi semakin penting ketika kawasan menghadapi konflik dan tekanan dari kekuatan eksternal. Menurutnya, negara-negara Muslim harus memastikan bahwa wilayah mereka tidak digunakan untuk memperbesar konflik atau mengancam negara Muslim lainnya.

Pesan tersebut sekaligus menjadi seruan Teheran kepada negara-negara tetangganya agar tetap menjaga kedaulatan wilayah masing-masing dan tidak memberikan ruang bagi pihak lain untuk menjadikannya bagian dari konflik melawan Iran.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Garda Revolusi Iran IRGC Hadiahkan Rp177 Miliar Untuk Kepala Barron Trump
Beijing Tolak Sanksi Ekonomi Washington Atas Teheran
Menlu Iran Tegaskan Rezim Zionis Israel Penghalang Utama Gencatan Senjata
Iran Cuan 300 Triliun Donald Trump Kelabakan Perang Selat Hormuz
Hadiri Forum Dunia, BPKN RI Sampaikan Sejumlah Poin Penting Tentang Perlindungan Konsumen
Hadiri Sidang IGE ke-9 UNCTAD di Jenewa, BPKN RI Dorong Penguatan Perlindungan Konsumen Berbasis Teknologi
Iran, Kunci dan Tumbal Dunia 
Parlemen Bubar, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu Terancam Digulingkan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 02:24 WIB

Presiden Iran Masoud Pezeshkian Serukan Persatuan Islam Larang Negara Muslim Jadi Pangkalan Militer AS

Jumat, 28 Agustus 2026 - 02:06 WIB

Garda Revolusi Iran IRGC Hadiahkan Rp177 Miliar Untuk Kepala Barron Trump

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:01 WIB

Beijing Tolak Sanksi Ekonomi Washington Atas Teheran

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:45 WIB

Menlu Iran Tegaskan Rezim Zionis Israel Penghalang Utama Gencatan Senjata

Senin, 27 Juli 2026 - 18:15 WIB

Iran Cuan 300 Triliun Donald Trump Kelabakan Perang Selat Hormuz

Berita Terbaru

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf

Internasional

Beijing Tolak Sanksi Ekonomi Washington Atas Teheran

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:01 WIB

Gubernur Jakarta Pramono Anung

Megapolitan

Gubernur Jakarta Apresiasi Demo Berlangsung Tertib di DPR

Kamis, 27 Agu 2026 - 21:30 WIB

Presiden Prabowo Menaiki Tangga Pesawat Kepresidenan

Nasional

Prabowo Terbang Ke Jombang Hadiri Muktamar NU ke 35

Kamis, 27 Agu 2026 - 21:20 WIB