Feri Buya : Kami Yakin Survive di Pilkada Limapuluh Kota, Tepis Temuan Survei

- Editor

Jumat, 22 November 2024 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Media Karya – Seperti biasanya menjelang pemilihan kepala daerah, banyak jajak pendapat yang diumumkan kepada khalayak, baik tentang popularitas dan elektabilitas seorang calon maupun tentang kecenderungan para pemilih.

Soalnya tak semua survei atau jajak pendapat bisa dipercaya karena diduga sebagian survei merupakan pesanan sehingga hasilnya disesuaikan dengan kepentingan pemesannya pula.

Feri Buya, calon wakil bupati Limapuluh Kota dari Paslon 04 pasangan Cabup RKN menyampaikan, hasil survei yang dirilis lembaga-lembaga survei dinilai ikut menggiring opini publik pada pasangan tertentu.

“Kami selalu bersama dengan masyarakat setiap hari, dan tau gambaran fakta di lapangan,” ujar Feri Buya.

Bahkan ia meyakini pasangan RKN-Feri Buya berada dalam posisi terbaik untuk kembali memimpin Limapuluh Kota yang telah memiliki pengalaman di birokrasi.

Keyakinan Feri Buya diperkuat dengan data dukungan yang dilakukan secara door to door oleh 500 relawan yang turun ke semua jorong dan nagari.

Itu ditambah angka pasti dukungan faktual sebanyak 20.000 dukungan, dari sisi daerah basis Paslon RKN-FERI BUYA yang memiliki DPT sebanyak 99 ribu di 3 kecamatan yakni, Harau, Lareh Sago Halaban dan Payakumbuh.

Baca Juga:  Masuk Bursa Calon Wali Kota, M2 Berpotensi Menangi Pilkada Kota Bekasi

Menurut Feri Buya, pihaknya memiliki cukup waktu untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat untuk tetap setia memilih paslon 04 di bilik suara.

Karenanya ia meyakini temuan survei, ternyata hasilnya berbeda, dan data yang didapat dari aspirasi masyarakat berdasarkan angka-angka sulit untuk membenarkan Pilkada mengunggulkan paslon tertentu.

Namun realitanya, kata Feri Buya, ada juga paslon lain yang secara lapangan mendapatkan dukungan yang masif, tidak kalah dengan paslon yang menggunakan strategi kampanye lewat media atau penggiringan opini lewat lembaga survei.

Pada pilkada Limapuluh Kota tahun 2020 klaim hasil survei ini juga tak tanggung tanggung memunculkan salah satu Paslon sampai 37%, tetapi hasilnya sangat jauh berbeda saat penghitungan hasil suara.

“Kami mengajak masyarakat untuk cerdas membaca propokasi kampanye melalui survei abal-abal, sehingga masyarakat tetap yakin dengan pilihannya,” tutup Feri Buya. (hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

LSM Somasi Kawal Perkara Tanah Senun Bin Nikin, Pastikan Mafia Tanah Tak Terjadi Di Bekasi
Distribusi MBG di Nias Selatan Diduga Langgar SOP Pelabelan, Kepala SPPG Gus Theodorman Lase Buka Suara
Diduga Langgar SOP Pelabelan BGN, Pendistribusian Makan Bergizi Gratis di SPPG Hiliana’a Tuai Sorotan
Jadi Peran Guru di Film ‘Ageman’, Kadis PPPA Lampung Soroti Bahaya Bullying 
26 Pelanggar Syariat Ditertibkan di Milad ke-800 Aceh Utara, Ini Langkah Satpol PP/WH
DPRD Kabupaten Nias Selatan Sahkan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026
Beri Sinyal Dukungan Kepada Ranny Fahd, Tokoh Senior Golkar Kota Bekasi Gelar Pertemuan
415 Kendaraan Dinas KBB Mati Pajak, Kang Joker: “Rakyat Dikejar Razia, Pejabat menerobos Aturan!”

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:55 WIB

LSM Somasi Kawal Perkara Tanah Senun Bin Nikin, Pastikan Mafia Tanah Tak Terjadi Di Bekasi

Rabu, 16 September 2026 - 18:45 WIB

Distribusi MBG di Nias Selatan Diduga Langgar SOP Pelabelan, Kepala SPPG Gus Theodorman Lase Buka Suara

Selasa, 15 September 2026 - 15:53 WIB

Diduga Langgar SOP Pelabelan BGN, Pendistribusian Makan Bergizi Gratis di SPPG Hiliana’a Tuai Sorotan

Minggu, 13 September 2026 - 08:10 WIB

Jadi Peran Guru di Film ‘Ageman’, Kadis PPPA Lampung Soroti Bahaya Bullying 

Jumat, 11 September 2026 - 13:25 WIB

26 Pelanggar Syariat Ditertibkan di Milad ke-800 Aceh Utara, Ini Langkah Satpol PP/WH

Berita Terbaru

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Ist)

Opini

Purbaya dalam Kepungan “Serigala” Birokrasi

Sabtu, 19 Sep 2026 - 14:32 WIB

Teddy Indra Wijaya saat saat mengusir sejumlah direksi pengelola sektor tranportasi dalam acara Peresmian LRT jurusan Manggarai-Kelapa Gading pada 16 September 2026.

Opini

Semakin di Depan Teddy Semakin Tak Tahu Diri

Sabtu, 19 Sep 2026 - 10:17 WIB